TANJUNGPINANG, Kepritoday.com : Taman Tugu Pensil, merupakan taman kota yang terletak di pinggir laut di jalan H.Agus Salim, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Tugu Pensil merupakan sebuah monumen simbolik yang menyatakan bahwa Kepulauan Riau telah meraih predikat sebagai daerah yang dapat membebaskan masyarakatnya dari buta aksara, melalui suksesnya program Pemberantasan Buta Huruf (PBH) pada tahun 1960-an.
Tugu ini dirancang oleh putra daerah bernama, Ir Nizar Nasir. Perletakan batu pertamanya dilakukan pada pertengahan tahun 1962 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Prijono. Karena bersejarahnya tempat ini dan dibantu oleh dibangunnya taman disekitarnya, membuat Tugu Pensil menjadi tempat wisata favorit. Tak hanya wisatawan, penduduk Tanjungpinang juga menikmati tempat ini. Setiap pagi,tempat ini selalu ramai dengan warga yang memulai aktivitas baik jogging,olahraga,atau menikmati matahari terbit di laut sekitar Pulau Penyengat.
Namun, pantauan media ini di lokasi Tugu Pensil sangat menyayangkan, taman yang seharusnya indah dan asri kini tampak tidak terurus, rumput tumbuh dengan suburnya, keindahan taman yang indah ini berangsur-angsur menghilang, menyusul maraknya perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dari pengunjung. pagar taman yang di rusak, sampah berserakan dan kotor serta Toilet yang seharusnya bersih dan dirawat, kini terbiarkan porak-poranda tak terurus, sehingga pengunjung pun enggan untuk memasukinya, karena Toilet kotor dan berbau.
Andy (26), seorang pengunjung mengaku bangga dengan keberadaan tugu ini. Dia berharap pemerintah dan masyarakat setempat bisa menjaga dan merawat tugu ini dengan baik.
“Saya harap pemerintah maupun masyarakat yang datang ke sini selalu memperhatikan kebersihan di sekitar Tugu Pensil ini. Untuk pemerintah, kalau ada yang rusak segera diperbaiki. Soalnya pengunjung kan bukan dari Tanjungpinang aja, tapi dari luar daerah juga ada. Kan malu kalau dilihat kotor-kotor dan tak terawat,” katanya.
Intan (23), pengunjung lainnya mengaku kecewa dengan kondisi kebersihan di kawasan tugu Pensil ini. “Seharusnya monumen seperti ini diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakat,” ujarnya. (djoko)
