BATAM,Kepritoday.com : Kawasan Tanjung Riau Sekupang Batam, di temukan limbah semen berasal dari salah satu galangan kapal milik PT Nongsa Jaya Buana (NJB) Batam. Air limbah semen tersebut berasal dari pipa yang mengalir cukup kuat milik perusahaan galangan kapal tersebut yang mengakibatkan terjadi pencemaran rawa dan rumah penduduk yang berada diselitarnya.
Ketika dikonfirmasi Selasa(29/4) sore via telpon ke PT NJB ,telpon diterima operator dan diarahkan dari pihak perusahaan kepada salah seorang yang mengaku sebagai pengurus di perusahaan tersebut dan PT Jutam yang diketahui bernama Mukhlis ,dan sempat beradu argumentasi via telepon dengan beberapa awak media yang coba menanyakan nya.
dan dikatakan dia juga ke rekan awak media sesuai bunyi pesan singkat nya sambil menantang “Mengerti masalah limbah tolong ajarin saya ya”Tulis Mukhlis dalam pesan singkatnya.
Esok harinya Rabu (30/4) beberapa awak media mencoba mendatangi kantor BAPEDAL(Badan Pengendalian Dampak Lingkungan) kota Batam yang ada di bilangan Batam Centre dan mengkonfirmasi ke pimpinan BAPEDAL kota Batam Dendi untuk menanyakan masalah ijin B3 Limbah ,namun pimpinan Badan tersebut sedang tidak ada di tempat dan sedang tugas dinas di luar kota.
Dan melalui staff nya, awak media diterima dan diminta untuk membuat laporan tertulis pengaduan masalah limbah yang ditemukan di lokasi tersebut.
Laporan tertulis tentang temuan pun dibuat dengan dilampiri foto dan contoh barang bukti pencemaran air.
Diharapkan pihak BAPEDAL kota Batam dapat menindak lanjuti secepatnya atas temuan pencemaran air tersebut dan jika terbukti segera memberi kan sangsi yang tegas, karena dapat membahayakan pencemaran lingkungan dan kesehatan penduduk yang ada disekitarnya.(oscar) .
