Libur Lebaran Idul Fitri, Yuk Kita Pesta Pantai ke Kota Pariaman

Anjungan wisata Pantai Gandoriah, Kota Pariaman.

KOTA PARIAMAN, Kepritoday.com –Setalah sempat dilakukan penutupan beberapa tahun terhadap objek wisata saat libur Lebaran Idul Fitri karena Pandemi Covid- 19, pada Lebaran Idul Fitri 1443 H tahun 2022 ini, Pesta Pantai di Kota Pariaman dibuka kembali.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono, usai pelaksanaan apel gabungan dan gladi pesta pantai di halaman Parkir Muaro Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Senin (25/4).

“Saat ini kita mendapatkan informasi bahwa Kota Pariaman masuk kategori PPKM Level I yang artinya bisa laksanakan 100 persen kegiatan, untuk itu, kita membuka delapan titik objek wisata dengan harapan para pengunjung akan lebih nyaman berkunjung ke Kota Pariaman“, paparnya.

Adapun delapan titik tersebut, antara lain objek wisata Pantai Sunur, Pantai Binasi, Pantai Kata, Pantai Cermin, Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo, Talao Pauh dan Pantai Apar.

“Kita membuka delapan titik objek wisata resmi untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung pada saat libur lebaran dan Pesta Pantai tahun 2022 di Kota Pariaman,” jelasnya.

Menurut Dwi Marhen Yono, semua objek wisata yang dibuka, akan diawasi oleh personil yang telah ditugaskan. Baik dari Dinas Kesehatan sampai pihak kepolisian apabila ada oknum yang nakal di lokasi objek wisata.

“Setiap objek wisata akan disuguhi hiburan-hiburan kecil namun hiburan besar akan dipusatkan di Pantai Gandoriah”, terangnya.

Untuk tiket masuk objek wisata, tambahnya, Pemko Pariaman telah mengeluarkan Peraturan Daerah. Dimana tiket masuk objek wisata selama Pesta Pantai tahun 2022 akan dikenakan Rp.5 ribu perorang. Untuk tarif parkir selama Pesta Pantai tahun 2022 di objek wisata, kendaraan roda empat dan sejenisnya dikenakan Rp.10 ribu/kendaraan dan kendaraan roda dua dikenakan Rp.5 ribu/kendaraan serta bus pariwisata Rp.25 ribu/bus.

“Semoga saja objek wisata di Kota Pariaman akan ramai pengunjung sehingga perekonomian masyarakat di seputar objek wisata akan meningkat. Kita juga sudah informasikan kepada para pedagang, untuk memasang daftar harga di setiap kedai sehingga para pengunjung dapat melihat langsung harga menu yang dipilih. Untuk wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Pariaman agar tetap mematuhi protokol kesehatan“, tutup Dwi Marhen Yono. (Muliati)