BATAM, Kepritoday.com – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai type B Batu Ampar Batam, mengadakan konferensi pers, terkait tebakarnya kapal BC 15025 dengan SPP Nomor-99/KPU. 02/BD. 0602/2016 tanggal 28 September 2016 j.o. SPB Nomor 99/KPU. 02/BD. 0602/2016 tanggal 28 September 2016 dengan : Komandan Patroli merangkap Nakhoda : Muhammad Israni, Mualim I: Ahmad Muamal Nasution, Kepala Kamar Mesin : Imron Wahyudi
Pramubakti : Andrie Sudirman, untuk melakukan tugas patroli laut sejak tanggal 28 September 2016 s/d 05 oktober 2016, diwilayah perairan pulau Batam dan sekitarnya.
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai type B Batam, Noegroho Wahyu Widodo memaparkan, kronologis terbakarnya Kapal patroli tersebut, menurutnya kapal patroli 15025 berangkat dari pangkalan sarana operasi sekupang pukul 18.30 WIB, setelah sebelumnya dilakukan pengecekan kelayakan kapal, isi BBM dan safety jacket yang semuanya dalam kondisi baik dan siap untuk menunjang kegiatan patroli.
Dalam perjalanan melakukan patroli laut di perairan Tanjung Sengkuang, sekitar pukul 20.30 WIB, kapal patroli 15025 dengan kecepatan rendah dan dikemudikan oleh Sdr. M. Israni, tanpa ada tanda apa pun sebelumnya, tiba-tiba terjadi ledakan ditangki bahan bakar yang berada dibawah ruang kemudi, 3 (tiga) orang : Ahmad Muamal Nasution, Imron Wahyudi dan Andrie Sudirman, yang saat itu sedang berdiri persis diatas tangki bahan bakar terpental karena ledakan tapi masih didalam kapal.
Sedangkan kopat : Muhammad Israni, yang duduk diatas kursi kemudi tidak terpental karena posisi duduk di kursi kemudi dengan kaki yang agak tinggi dari lantai kapal. Melihat situasi dan kondisi yang ada, keempat ABK segera menyelamatkan diri dengan terjun ke laut dengan kondisi kapal yang terbakar.
Dalam musibah tersebut, Muhammad Israni, Ahmad Muamal Nasution dan Andrie Sudirman meloncat kelaut dari bagian sisi kanan kapal, sedangkan dari sisi yang lain. Sdr. Muhammad Israni, melihat dengan jelas Ahmad Muamal Nasution dan Andrie Sudirman, yang mengapung dan berada didekatnya, yang bersangkutan kemudian mencari keberadaan Sdr. Imron Wahyudi, dengan memanggil namanya dan yang bersangkutan mendengar adanya jawaban.
Selanjutnya Sdr. Muhammad Israni, memutuskan untuk mencari bantuan untuk penyelamatan dan bertemu dengan nelayan pompon pancung yang kemudian menuju kelokasi Ahmad Muamal Nasution dan Andrie Sudirman mengapung, dan kemudian bertiga dalam kondisi : kopat Sdr. Muhammad Israni : luka ringan, sedangkan Sdr. Ahmad Muamal Nasution : patah tulang kaki kanan dan luka bakar di bagian punggung, dan Andrie Sudirman : patah tulang di ankle kebawah dan luka bakar ringan, dibawa ke Tanjung Sengkuang dan selanjutnya dibawa ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, Sdr. Imron Wahyudi terpisah dari 3 rekan lainnya, dan sekitar pukul 24.00 di temukan dipantai nongsa atas, dan diselamatkan oleh warga dengan kondisi patah tulang kaki kanan dan tulang kaki kiri, patah tulang lengan kiri, memar dan luka bakar sedang.
” Seluruh awak kapal BC 15025 dirawat di RS Budi Kemuliaan untuk mendapat pengobatan dan perawatan intensif.” kata Noegroho.
Dijelaskan Noegroho, Kebakaran kapal BC 15025 berhasil dipadamkan sekitar pukul 24.00 WIB dan ditarik ke daerah pantai Tanjung Sengkuang, kondisi kapal sebagian besar mengalami kerusakan akibat terbakar. Tuturnya. (And).
