Kepritoday.com – Ikatan Keluarga Kawanua (IKK) Kota Tanjungpinang resmi mengukuhkan pengurus baru untuk masa bakti 2025-2028. Acara pengukuhan berlangsung khidmat pada Sabtu, 30 Agustus 2025, di Hotel Pelangi, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Prosesi ini dihadiri langsung oleh Asisten I Walikota Tanjungpinang, Drs. Tamrin Dahlan, M.Si., yang bertindak sebagai pihak yang mengukuhkan, menandakan dukungan kuat dari pemerintah daerah terhadap organisasi ini.
Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang dimulai dengan Musyawarah Anggota pada 9 Agustus 2025. Menurut Simon Awantoko, Humas IKK Tanjungpinang, pemilihan ketua dan pengurus baru berjalan secara demokratis dan transparan. “Kami bersyukur, proses regenerasi kepemimpinan ini selesai dengan sukses dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Erwina Mawuntu menegaskan komitmennya untuk menggerakkan IKK sesuai dengan filosofi Minahasa, “SI Tou Timou Tou,” yang berarti “Manusia hidup untuk menghidupkan orang lain.” Ia menjelaskan bahwa pengurus baru akan fokus memperkuat tali persaudaraan di kalangan warga Kawanua. Kawanua merupakan istilah yang merujuk pada warga Minahasa yang berada di perantauan, sambil mendukung sektor UMKM serta aktif dalam kegiatan sosial dan budaya di Tanjungpinang.
“Kami ingin IKK tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Tanjungpinang,” kata Erwina. Ia menambahkan bahwa program-program IKK ke depan akan menyasar bidang pendidikan dan kesehatan, serta menjalin kolaborasi dengan organisasi lain seperti Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Kepri untuk mempererat toleransi antar etnis. “Kami percaya, kerukunan antarwarga adalah kunci untuk menciptakan harmoni di masyarakat,” tambahnya.
Acara pengukuhan ditutup dengan sesi ramah tamah yang mempererat keakraban antaranggota IKK dan tamu undangan. Suasana penuh kehangatan ini jadi bukti komitmen IKK untuk memperkuat solidaritas, tidak hanya di kalangan warga Kawanua, tapi juga dengan masyarakat Tanjungpinang secara luas. Dengan kepemimpinan baru ini, IKK diharapkan bisa membawa dampak positif yang lebih besar, baik dalam aspek sosial, budaya, maupun pembangunan daerah.
