Samsung kembali mengguncang dunia teknologi dengan chipset terbarunya — Exynos 2500. Mengusung proses fabrikasi 3nm generasi kedua berbasis teknologi GAA (Gate-All-Around), Exynos 2500 menjadi salah satu prosesor paling inovatif yang pernah dikembangkan perusahaan asal Korea Selatan ini.
Daftar Isi
- Spesifikasi Teknis Exynos 2500
- Fitur Konektivitas Satelit
- Performa & Benchmark
- Debut di Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7
- Tantangan Produksi dan Nasib di Galaxy S25
- Gas Wae…!!!
Spesifikasi Teknis Exynos 2500
Chipset ini dibangun menggunakan proses 3nm GAA generasi kedua. Ini membuatnya lebih efisien dibandingkan chipset 4nm sebelumnya.
Konfigurasi CPU:
- 1× Cortex‑X925 @3,3 GHz
- 2× Cortex‑A725 @2,75 GHz
- 3× Cortex‑A725 @2,36 GHz
- 4× Cortex‑A520 @1,8 GHz
GPU: Samsung Xclipse 950 berbasis AMD RDNA 3.5
Modem/NPU: Exynos 5400 5G + dukungan NTN (koneksi satelit)
Fitur Konektivitas Satelit
Exynos 2500 mendukung fitur komunikasi darurat berbasis satelit. Samsung bekerja sama dengan Skylo agar pengguna bisa mengirim pesan saat tak ada jaringan seluler.
Performa & Benchmark
Skor Benchmark:
- Geekbench 6: Single ~2.012, Multi ~7.563
- AnTuTu 10: ~2.213.797
Dengan fabrikasi 3nm, chipset ini menawarkan efisiensi daya lebih tinggi dibanding Snapdragon 8 Gen 4.
Debut di Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7
Exynos 2500 akan memulai debut di Galaxy Z Flip 7 dan kemungkinan Z Fold 7. Langkah ini menjadi uji coba sebelum digunakan di flagship lain.
Tantangan Produksi dan Nasib di Galaxy S25
Awalnya Exynos 2500 direncanakan untuk Galaxy S25, namun karena yield produksi rendah (<50%), Samsung memilih Snapdragon 8 Gen 4 Elite.
Gas Wae…!!!
Exynos 2500 menandai tonggak baru dalam sejarah Samsung sebagai produsen chipset. Teknologi 3nm, fitur satelit, dan efisiensi daya tinggi siap memberi pengalaman premium. Walau belum masuk ke S25, kehadirannya di Flip 7 jadi langkah penting untuk masa depan Exynos.
