TANJUNGPINANG, Kepritoday.com : Pemerintah Kota Tanjungpinang, melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Pemberdayaan Masyarakat (Bakesbangpolpenmas) kembali mengelar acara Sosialisasi Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Bagi Pemilih Pemula Tentang Pelaksanaan Pemilu Tingkat Kota Tanjungpinang, di Restorant Nelayan Sei Jang Tanjungpinang, Jum’at (21/03).
Kegiatan sosialisas tersebut diikuti sekitar 250 orang peserta berasal dari siswa/siswi Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) serta Mahasiswa se kota Tanjungpinang. Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Direktorat Jendral Kesatuan Bangsa Kementerian Dalam Negeri (Dirjenkesbang Mendagri), Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang, Panitia Pengawas Pemiliu (Panwaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang.
H. Adnan, S.Sos, Kepala Bakesbangpolpenmas Kota Tanjungpinang dalam sambutannya mengharapkan akan tumbuh kesadaran pemilih pemula tentang pentingnya menggunakan hak suara, karena Pemilu merupakan proses demokrasi yang menentukan arah jalannya pemerintahan dan kemajuan bangsa.
“Sosialisasi diharapkan semakin menyadarkan para pemilih pemula tentang pentingnya menggunakan hak suara karena Pemilu merupakan proses demokrasi yang menentukan arah jalannya pemerintahan dan kemajuan bangsa,” ujar Adnan
Masih menurut mantan Kadis Pekerjaan Umum Kota Tanjungpinang, dengan keikutsertaan pemilih pemula, maka partisipasi pemilih yang trennya menurun dalam Pemilu sebelumnya bisa naik lagi di tahun ini.
“Target jumlah partisipasi pemilih hingga 85 persen pada Pemilu 2014 harus didukung karena hasil Pemilu juga sangat menentukan nasib bangsa dan rakyat ke depan,” ujar Adnan.
Sementara itu Robby Patria, SE, Ketua KPU Tanjungpinang menyambut baik kegiatan ini, karena kegiatan ini dapat mendongkrak partisipasi pemilih terutama pemilih pemula yang baru untuk pertama kali menggunakan hak pilihnya.
“Kita harapkan kegiatan ini bisa mendongkrak partisipasi pemilih, terutama dari para pemilih pemula, yang baru untuk pertama kalinya menggunakan hak pilihnya,” ujar Robby.
Pada seksi tanyajawab, banyak bermunculan beragam pertanyaan yang dilonatarkan peserta, diantara pertanyaan peserta yang sangat menarik adalah tentang keinginan mahasiswa untuk diadakannya debat kandidat calon wakil rakyat, mulai dari caleg tingkat Kota Tanjungpinang dan caleg Provinsi daerah Pemilihan Kota Tanjungpinang bahkan kalau memungkinkan bisa dilaksanakan juga debat caleg DPR RI dapil Provinsi Kepri.
H. Nurman, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Ali Haji Tanjungpinang mengatakan, pentingnya diadakan debat kandidat adalah karena mahasiswa sebagai perwakilan masyarakat berkewajiban membedah caleg, artinya apakah caleg itu berkualitas atau tidak, pada acara debat kandidat dapat dikatahui visi misi caleg, konter politik caleg, tujuan menjadi caleg dan dari sana dapat dikatahui apakah caleg itu berkualitas atau sekedar ikut-ikutan saja.
Lebih lanjut H. Nurman mengatakan, mahasiswa sebagai orang pemikir, maka mahasiswa berfikir secara logika, etika dan estetika siapa yang layak memimpin masyarakat negeri ini, kalau dapat debat diadakan secara terbuka sehingga masyarakat bisa melihat dan mendengarkannya.
“Mahasiswa sebagai orang pemikir, berfikir secara logika, etika estetika siapa yang layak memimpin negeri ini,” ujar Nurman.
Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria, SE, menanggapi usulan mahasiswa tentang debat kandidat calon wakil rakyat tersebut, namun, kegiatan debat itu tidak mungkin dilaksanakan, selain keterbatasan dana juga jumlah caleg kota Tanjungpinang ada sekitar 355 orang, sedangkan caleg provinsi sekitar 58 orang.
Menurut Robby, sebaiknya debat itu dilaksanakan oleh mahasiswa, mahasiswa mengundang partai politik peserta pemilu untuk mengirimkan calegnya, karena partai politik tersebut telah melakukan seleksi terhadap calegnya, bahwa orang –orang yang menjadi caleg tersebut merupakan yang terbaik dari partai pengusungnya. (ind/djoko).
