Warga Pariaman Tewas Tertimpa Pohon

12743587_427212780801920_1941859998248839055_n

Pik Gadis (45) Korban yang tertimpa Pohon

PARIAMAN, Kepritoday.com – Akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Pariaman, Sumatera Barat, yang terjadi sekitar pukul 10.00 Wib, mengakibatkan seorang perempuan tewas tertimpa pohon durian saat berteduh digubuknya untuk menghindari hujan dan angin kencang.

Pik Gadis (45) perempuan asal Durian Gadung Koto Hilalang Utara Nagari Sikucur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, ditemukan warga dalam keadaan tewas mengenaskan karena tertimpa pohon durian saat berlindung digubuknya. Rabu (10/02) sekitar pukul 10.00 Wib.

Kejadian yang menimpa Pik Gadis (45) diduga terjadi saat (Pik Gadis/red) selesai mengambil hasil kebunnya, tiba-tiba hujan lebat yang disertai angin kencang melanda daerah tempat Pik Gadis memetik hasil kebunnya, kemudian Pik Gadis berteduh digubuk yang ada didaerah tersebut.

Endang Suheri, saksi mata yang pertama kali melihat jasad Pik Gadis mengatakan, sekitar pukul 12 siang, setelah hujan dan angin kencang mulai reda, saya pergi kekebun saya, dan saya melintasi jalan dekat gubuk Pik Gadis, dan saya kaget melihat pohon durian besar patah dan menimpa gubuk yang ada didaerah itu, lalu saya mendekati gubuk tersebut dan saya melihat ada sesosok tubuh yang sudah tidak bernyawa tertimpa pohon durian yang tumbang. Jelasnya.

“ Sekitar pukul 12 siang, setelah hujan yang diiringi angin kencang sudah mulai reda, saya pergi kekebun saya dan melintasi jalan dekat gubuk Pik Gadis, dan saya kaget ada pohon besar patah dan menimpa gubuk yang ada didaerah tersebut, dan yang lebih mengagetkan, saya melihat ada sesosok tubuh yang sudah tidak bernyawa diantara gubuk dan pohon durian yang tumbang tersebut. “ Ungkap Endang Suheri.

Ditambahkan Endang, melihat kejadian tersebut, saya langsung berlari untuk memberitahu warga sekitar untuk meminta pertolongan dan setelah mendapat pertolongan,warga pun berhasil mengevakuasi jasad korban kemudian dibawa kerumah duka di Padang Manis Korong Koto Hilalang Utara, untuk mempersiapkan acara pemakamannya. (edi)

Top