Walikota Tanjungpinang Ikut Demo ke Kantor PLN

DSCN5453

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, Saat Demo di Kantor PLN Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Gerakan People Power (Gerakan Kekuatan Rakyat) yang tergabung dari masyarakat, LSM, Ormas, dan Mahasiswa. Ribuan masa Gerakan People Power mengeruduk Kantor PT PLN Cabang Tanjungpinang. Selasa (19/05) Pagi.

Dalam aksi demo ini, masyarakat sangat antusias mengikuti aksi demo ini. Apalagi ditengah-tengah masyarakat yang demo, hadir Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Ahmad Dani dan Anggota DPRD Provinsi Kepri, Husnizar Hood yang mendukung aksi demo ini.

Kemarahan warga sudah tidak terbendung lagi, ribuan masa merasa kecewa dan mulai menunjukkan kekecewaannyya dengan membalikkan mobil operasional milik PLN dan membakar ban serta membakar alat-alat elektronik milik warga yang rusak akibat ulah PLN yang memadamkan listrik tanpa mengenal waktu.

Andi Cori Patahuddin, Koordinator Gerakan People Power mengatakan, demo ini adalah dari hati rakyat, hari ini rakyat yang berbicara dan rakyat yang bertindak, dan hari ini rakyat dan inisiator yang bertanggung jawab apapun yang terjadi di PLN ini. Kita tidak akan percaya apapun yang akan disampaikan pihak PLN maupun Pemerintah.

“ Hari ini rakyat yang berbicara dan rakyat yang bertindak, hari ini juga rakyat dan inisiator yang bertanggung jawab apapun yang akan terjadi di PLN ini, dan hari ini kita tidak akan percaya apapun yang akan disampaikan PLN maupun Pemerintah. “ Ujar Cori.

Sementara, M. Rona Andaka, koordinator Gerakan People Power lainnya menyampaikan, kepada masyarakat kami akan menjelaskan bahwa, kewenangan masalah listrik ini adalah kewenangan Pemerintah pusat dan kewenangan Pemerintah Provinsi kepri, jangan sampai kita salah sasaran dan harus kita ketahui, jadi Pemerintah kota Tanjungpinang sifatnya hanya mendampingi.

“ Sebelumnya kami juga sudah berjumpa dengan Walikota dan Gubernur dan kami juga mempertanyakan apa yang kalian lakukan terhadap listrik ini, ternyata sudah banyak yang dilakukan Walikota dan Gubernur pernah menganggarkan anggaran untuk mengelola listrik ditanjungpinang, tapi apa kata PLN, kami tidak butuh bantuan dari Pemerintah.” Jelas Rona Andaka.

Dalam aksi unjuk rasa ini, Walikota Tanjungpinang, H.Lis Darmansyah, SH, diberikan kesempatan naik keatas lori dan memberikan orasinya. Walikota Tanjungpinang dalam orasinya meminta pimpinan PLN untuk keluar dari gedung PLN dan berbicara kepada pendemo.

” Saya minta petinggi-petinggi PLN untuk keluar dan berbicara dengan para pendemo dan bukan memberikan janji lagi, saya yakin pendemo tidak akan anarkis, demo ini adalah bentuk solidaritas tingkat jor-joran yang sudah muak dengan namanya mati listrik, kita minta semua manajemen PLN bertanggung jawab.” Jelas Lis. (djo)