Walikota Buka Pesantren Ramadhan SD/SMP/ MTs Se Kota Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Mengisi bulan suci Ramadhan 1438 H/2017 M. Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang menggelar Pesantren Ramadhan bagi pelajar SD/SMP/MTs se Kota Tanjungpinang, di Masjid Nur Ilahi Dompak, Selasa (6/6).

Lebih kurang 800 pelajar yang merupakan utusan dari masing-masing SMP ikut dalam kegiatan yang akan berlangsung selama 9 hari, mulai 6 hingga 15 Juni 2017 mendatang. Mereka terlihat antusias mengikuti kegiatan yang penuh manfaat dan barokah ini.

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, mengatakan tahun ini kegiatan safari ramadhan kita kemas dalam nuansa yang berbeda dari tahun lalu, selain diberi materi pemahaman agama, akan ada kegiatan religi tour. Hal ini menurut Lis, supaya dalam pelaksanaan hingga akhir pesantren ramadhan ini akan ada sesuatu yang berkesan dalam diri ananda semua.

” Kepada anak-anakku sekalian, ikutilah kegiatan ini dengan baik dan sungguh-sungguh. Pahami ilmu yang diberikan, sehingga membekas didalam diri ananda. Semoga kalian menjadi penerus agama dan pemimpin-pemimpin negeri ini, khususnya Tanjungpinang Provinsi Kepri “, ujar Lis berpesan

Lis menyebutkan, pesantren yang kita laksanakan di Masjid ini adalah sebagai upaya untuk memakmurkan masjid. Meramaikan Masjid sudah menjadi kewajiban kita bersama. Kedepan program keagamaan ini akan menjadi pendidikan ekstrakulikuler di sekolah, misalnya mengisi waktu sebelum dan sesudah sholat zhuhur di Masjid yang kondisinya sepi jamaah, setiap sekolah akan bergantian setiap harinya,” InyAllah pemko akan mengalokasikan anggaran untuk transportasinya”, ucap Lis

Selain itu, pesantren ini bisa bermanfaat untuk menjalin silaturahim diantara teman lainnya, contoh, kata Lis anak-anak bapak di SMP 1 bisa berbaur dengan teman-teman dari SMP 5, jadi hasil pesantren ini memberi kesan bagi kalian.

Kemudian manfaatkan kemajuan teknologi untuk saling berbagi ilmu, baik pengetahuan agama maupun pendidikan umum. Ananda sekalian bisa membuat group media sosial seperti WA, line, facebook, dan lainnya, hal ini menurut Lis, silaturahim terus terjalin, dengan berbagi ilmu akan membentuk generasi yang berilmu dan bertqwa,” pungkas Lis yang dilanjutkan dengan mengucapkan Bismillah sebagai tanda dibuka secara resmi Pesantren Ramadan.

Wakil Walikota H. Syahrul, S. Pd yang berkesempatan menjadi permateri mengajak seluruh pelajar agar pesantren ini diikuti dengan sebaik-baiknya, sehingga ada kegiatan ini akan menghasilkan perubahan sikap dan akhlak ananda sekalian. Bapak doakan ananda semua naik kelas, ” ucapnya diikuti aamin oleh seluruh pelajar. Kepada para guru, saya ucapkan terimakasih karena telah memberi pendidikan akhlak dan budi pekerti kepada anak-anak kit, semoga mereka menjadi pemimpin terbaik di masa depan,” ucap Syahrul

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Drs. HZ. Dadang AG, menjelaskan selama 9 hari (6-15 Juni) mengikuti pesantren ramadhan ini, anak-anak akan diberi materi mengenai pemahaman nilai-nilai keagamaan, pahala, cara berwudhu, fiqih, tadarus Al Quran dan cerdas cermat.

Peserta pesantren ramadhan ini merupakan perwakilan dari masing-masing sekolah sebanyak 30 orang terdiri dari siswa SD kelas IV dan V yang berasal dari 75 sekolah SD, siswa SMP kelas VII dan VIII yang berasal dari 32 sekolah, sehingga total keseluruhan sebanyak 800 siswa/siswi.

Untuk beberapa sekolah yang melaksanakan pesantren ramadhan di Masjid Raya Nur Ilahi Dompak secara beegantian yaitu, SMP 11, SMP, 13, SMP 14, SMP 15 dan SMP 16, pada 7 hingga 8 Juni, sementara sekolah lain akan melaksanakan pesantren ramadhan di sekolah masing-masing, ” terang Dadang

” Mudah-mudahan dengan pelaksanaan pesantren ramadhan dengan suasana baru sekaligus wisata religi, para pelajar dapat mendalami ilmu agama untuk bekal dimasa depan “, katanya.

Nuansa religius begitu terasa pada pelaksanaan pesantren ramadhan tersebut. Lantunan ayat suci Al Quran, shalawat dan iqstifar terdengar begitu menyejukkan.

Acara ini dihadiri, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Ahadi, para Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, guru, serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. (Red/HM).