'

Wabup Bintan Berjanji Berikan Fasilitas Kesehatan Yang Terbaik

wakil bupati bintan

Drs. H. Khazalik, Wakil Bupati Kabupaten Bintan

BINTAN, Kepritoday.com – Wakil Bupati Kabupaten Bintan, H. Khazalik, didampingi Kadis Sosial, Husein Ahmad dan Camat Bintan Utara, Hasfi Handra, mengunjungi posko korban kebakaran Pasar Lama Tanjunguban, di Jalan Yos Sudarso, (12/6).

Usai tiba dari Jawa Barat, dalam rangka tugas, H.Khazalik, yang agendanya akan menemui investor Singapura di Lagoi itu, memutar arah. Kendaraannya langsung melaju ke Tanjunguban untuk berdialog dan mendengarkan keluhan korban kebakaran. Setelah itu, ia langsung mengumpulkan pejabat pemerintah setempat untuk menggelar rapat. Ia meminta agar pemerintah setempat melakukan koordinasi dengan pemda dalam pendistribusian bantuan agar disalurkan cepat.

“Bantuan tanggap darurat diberikan ke seluruh korban kebakaran. Rencananya, besok (13/6) akan disalurkan,” katanya. Sedangkan bantuan lain, yang diminta korban seperti fasilitas kesehatan, H Khazalik akan segera mendiskusikan. “Besok diputuskan,” tambahnya.

Namun, ia berjanji bahwa seluruh korban akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan tidak perlu memikirkan biaya atau kelengkapan adminitrasi saat berobat.
“Karena surat penting sudah terbakar,” katanya.

“Untuk pelayanan kesehatan serta pelayanan terkait keluhan kesehatan pascabencana, kami jamin akan mendapatkan pelayanan secara gratis dari fasilitas kesehatan milik pemerintah,” tambahnya.

Irfan korban kebakaran yang mengalami luka di wajah karena tergores benda tajam saat menyelamatkan diri dari api mengatakan dirinya telah mendapatkan perawatan dari pihak kesehatan swasta. Namun ia mengeluhkan harus mengeluarkan biaya, sedangkan harta bendanya sudah habis tidak bersisa usai dilahap api.Korban lain Lewi meminta kepada pemerintah agar segera menyalurkan bantuan. Karena hingga saat ini bantuan yang diterima warga merupakan sumbangan masyarakat.

“Kalau bisa segera, karena memang warga membutuhkan. Terutama tempat tinggal sementara karena warga sampai saat ini masih ada yang menumpang di rumah warga lain,” harapnya. (Edison/hum)

Top