Ust. H.Ari Ismail : 70 Persen Kegagalan Bisnis Orang Islam Karena Hutang dan Riba

Ust. H. Ari Ismail, saat memberikan motivasi kepada para peserta seminar Lariba Islamic Indonesia Batam Raya di lantai 2 Grand i Hotel Batam.

BATAM, Kepritoday.com – Lariba Islamic Indonesia (LII) menggelar kajian bisnis sukses bersama para pelaku usaha di Batam, pada hari Jumat (06/04), acara seminar ini dilaksanakan mulai pukul 14.00 hingga pukul 19.00 wib di lantai II Grand I Hotel Batam.

Lariba Islamic Indonesia adalah forum para pengusaha muda yang bertekad meninggalkan riba dalam kegiatan bisnisnya, juga bergabung beberapa praktisi manajemen serta akademisi yang mempunyai niat dan tujuan yang sama (dilansir dari persis.co.id)

Hadir dalam acara seminar Lariba Islamic Indonesia Batam Raya tersebut, Ust.H.Ari Ismail, Founder Lariba Islamic Indonesia bersama timnya, anggota DPRD Kota Batam, Harris Nyanyang Pratamura, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Batam Kepri, Gunawan Satary, Agus Herman (owner Taras Bandung) serta pelaku bisnis, UKM, dan undangan lainnya.

H.Ari Ismail selaku Founder Lariba Islamic Indonesia dalam seminar tersebut menyampaikan bahwa sudah saatnya kita berhijrah dari bisnis konvensional kepada bisnis tanpa riba, karena kita ketahui 70 persen kegagalan bisnis orang islam karena hutang dan riba. Kita ketahui bahwa dalam ekonomi itu ada tiga macam, pertama kapitalis, sosialis dan ekonomi islam. Kebanyakan dari kita umat islam ikut kepada yang kapitalis, ikut-ikutan mengikuti, karena belum paham ekonomi islam.

“Kalau di tempat lain, mengadakan seminar-seminar atau pelatihan-pelatihan ini bisa menghabiskan puluhan juta, namun di kita Lariba gratis, karena ilmu harus diamalkan jadi pahala investasi, mudah-mudahan yang ada di Batam wujudkan ciptakan ekonomi islam yang kuat,” paparnya dihadapan para peserta seminar.

“Diharapkan dengan adanya forum ini, jadikan ghiroh kebangkitan dunia ekonomi islam dan itu wajib bagi kita, suatu keharusan dalam jihad ekonomi islam,” ujar Ust.H.Ari Ismail.

Dikesempatan yang sama, Harris Nyanyang Pratamura dalam menanggapi seminar kajian bisnis sukses ini mengatakan bahwa dengan adanya seminar hari ini, sesudah saya ikuti dari seremonial, testimoni tadi dari tim Lariba Islamic Indonesia, dapat tambahan ilmu ini, kita bisa mengurangi riba.

Kita tidak terlepas daripada ikhtiar dan usaha, apa yang kita harapkan dari kemajuan kita dari seminar ini, kita semua yang hadir disini dapat mengalahkan riba.

“Action kita mulai hari ini, kita niatkan dari sekarang untuk menghilangkan riba, mudah-mudahan tanpa riba kita ibadah dan hidup kita akan lebih tenang,” kata Harris. (And/Osr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top