Tolak di Eksekusi Oleh PN Batam, Warga Kampung Harapan Bengkong Sadai Lakukan Aksi Bakar Rumah

3
img-20161108-wa0005
Perumahan Glory Point Yang Menjadi Sasaran Amukan Warga Kampung Harapan Bengkong Sadai

BATAM, Kepritoday.com – Ratusan warga kampung Harapan Bengkong Sadai, melakukan aksi perlawanan terhadap kasus sengketa lahan yang dimenangkan oleh PT. Glory Point tersebut.

Kejadian ini berlangsung siang tadi, Selasa. (08/11). Ketika tim eksekusi mendatangi kampung Harapan tersebut, dalam penolakan ini, awalnya warga hanya lakukan dengan membakar ban bekas saja, namun, suasana menjadi memanas, saat pihak Pengadilan Negeri membacakan berita acara eksekusi lahan, yang dimenangkan oleh PT. Glory Point.

Dengan keputusan tersebut, warga tidak terima dan akhirnya mulai melempari petugas dengan bom Molotov, bahkan ibu-ibu juga tidak segan – segan menghadang petugas. Untuk memukul mundur terpaksa polisi menembakan gas air mata.

Namun gas air mata berimbas mengenai ke aparat kepolisian juga, dan akhirnya aparat kepolisian berhasil menerobos masuk meski dipukul mundur, namun, warga kembali menghadang aparat dengan melempari petugas dengan batu dan bom molotov.

warga-dan-polisi
Ibu – Ibu Warga Kampung Harapan Bengkong Sadai Batam Tak Segan Mengahalau Aparat Kepolisian

Karena sudah di pukul mundur oleh aparat kepolisian dengan gas air mata, selanjutnya kemarahan warga Harapan Bengkong Sadai tersebut semakin memuncak dan perumahan Glory Point menjadi sasaran amukan warga, belasan rumah dilempari bom molotov dan terjadi kebakaran hebat, beruntung seluruh pemilik rumah sudah meninggalkan rumah mereka sebelum warga kampung Harapan mengamuk.

Petugas yang ada dilokasi perumahan Glory Point pun tak luput dari amukan warga dan melempari petugas dengan batu dan bom molotov.

Berkat bantuan warga dan TNI serta mobil pemadam kebakaran, akhirnya api berhasil di padamkan, dalam peristiwa ini petugas menemukan ratusan bom molotov disalah satu rumah warga dan polisi sudah mengamankannya, selain bom molotov aparat kepolisian juga mengamankan warga yang diduga sebagai provokator dalam aksi ini. (And)

Comments are closed.