Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kepri Grebeg Tiger Massage

Ditreskrimum Polda Kepri dan Kabid Humas Polda Kepri, saat menunjukan barang bukti kondom dan daftar sewa kamar Tiger Massage.

BATAM, Kepritoday.com – Tiger Massage (CV.Tiger Mas Abadi) yang beralamat di komplek Nagoya Garden blok B nomor 1 Batu Ampar Batam diduga telah melakukan praktek mesum dengan modus panti pijat, kamar-kamar yang di sediakan pun cukup murah untuk di sewa konsumennya. Salah satunya adalah tarif sewa kamar dari Rp.75.000 (Standart Room) hingga Rp.265.000 (VIP) per jam.

Menurut Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs. R .Erlangga, dalam press konferensi nya menjelaskan bahwa pada hari Senin tanggal 09 oktober 2017 sekitar pukul 17.00 wib Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kepri telah melakukan penggerebekan terhadap tempat Tiger Massage yang terletak di komplek Nagoya Garden Blok B no. 1 Kecamatan Batu Ampar kota batam (tkp) yang diduga telah menyediakan dan mempermudah melakukan perbuatan cabul yang disediakan didalam kamar baik standard maupun VIP sebagaimana tertuang dalam pasal 296 KUHPidana.

“Adapun tersangka atau pelaku yang berhasil diamankan inisial Y als j, jenis kelamin : laki-laki, umur 37 tahun, agama budha, pemilik tiger massage, alamat : kec. Sekupang kota batam. (pemilik),B s, perempuan, umur 20 tahun, agama : islam, alamat : tiban lama gg nila kec. Sekupang kota batam. (kasir),E i, jenis kelamin : perempuan, umur : 20 tahun, agama : islam, alamat bengkong kolam mas kec. Bengkong kota batam,”kata Erlangga.

“Adapun saksi korban bernama Derri musparita alias Ibi, terapis, 26 tahun,Lindawati alias Linda, terapis

2.Iin Indah Sari alias Iin, 33 tahun,Dewi Lestari, 24 tahun,Nova yana, 29 tahun,dan Meiliyawati, 30 tahun,”jelas Erlangga.

Erlangga menanbahkan,barang bukti yang diamankan,8 (delapan ) lembar kwitansi pembayaran slip gaji bulan september 2017,1(satu) lembar rekap laporan harian ruangan massage,rokok dan minuman tiger massage tanggal 09 Oktober 2017,1 (satu) blok nota jam kerja Tiger Massage yg terdapat nota jam kerja an. Ibi ruangan vip tertanggal 09 oktober 2017,1(satu) bundle nota jam kerja trapis triger massage warna putih (untuk pemilik tiger massage),1 (satu) bundle nota jam kerja terapis tiger massage warna merah (untuk terapis/tukang massage tiger massage).

Selanjutnya kata Erlangga,1 (satu) lembar daftar jenis massage dan ruangan massage di tiger massge),1 (satu) buah kondom merk sutra yang belum terpakai,1(satu) buah pulpen warna hijau,1 (satu) lembar surat tanda daftar usaha pariwisata an.Yoni yang dikeluarkan oleh dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pemko Batam,1 (satu) lembar surat ijin gangguan an. Yoni yang dikeluarkan oleh Dinas PMPTSP Pemko Batam dan 1 (satu) lembar surat keterangan domisili usaha yang dikeluarkan oleh Kecamatan Batu Ampar, Pemko Batam.

Dalam kasus Tiger Massage ini,tindakan yang sudah dilakukan,pertama membuat laporan polisi, kedua buat administrasi penyidikan,ketiga amankan dan sita barang bukti,dan ke empat pemeriksaan tersangka atau saksi,saat ini tersangka dan barang bukti sudah di bawa ke Polda Kepri guna pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Sumber : Bid Humas Polda Kepri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *