SMP Negeri 25 Batam Di Kunjungi Komisi IV DPRD Kota Batam

IMG_6684

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Melakukan Kunjungan ke SMP Negeri 25 Kota Batam

BATAM,Kepritoday.com : Komisi IV DPRD Kota Batam Jumat(21/02)mengunjungi   SMP Negeri 25 Tiban Indah, guna men-sosialisasikan  Peraturan Walikota (Perwako)  No.46/Tahun 2013 tentang Pemenuhan Sertifikasi Baca Tulis Al-Qur’an dan paham Dasar Agama bagi yang Non-Muslim.

Hadir dalam acara ini  Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Riki Syolihin,Kepala SMP Negeri 25 Batam  Maisyarah,Ketua Komite Dadang,Perwakilan  dari  Kepala  Dinas Pendidikan kota Batam, ,Tokoh-tokoh agama ,Guru Agama  yang ada di SMP Negeri 25 dan  juga seluruh  para Orang tua /Wali murid kelas IX.

Dalam penjelasan nya Riki menjelaskan Latar belakang Perwako yaitu para Siswa semester akhir yang akan segera lulus dan akan melanjutkan ke jenjang berikut nya baik SMP atau SMA/Sederajat  di wajibkan memiliki sertifikat Baca Tulis Al-Qur’an  dan  juga Paham dasar Agama bagi siswa yang Non-Muslim yang akan diadakan ujian tahun ini.

Oleh karena itu perlu dukungan agar program ini dapat berjalan dengan lancar baik dari pihak sekolah ,Orang tua murid dan tempat-tempat keagamaan yang ada di Batam

Perwako ini di gagas karena adanya keprihatinan terhadap  tinggi nya kenakalan remaja  dan kurang nya para remaja  yang ada di Batam untuk  ikut dalam kegiatan keagamaan/ibadah,juga  kurang paham membaca  Al-Qur’an  dan Kitab Suci Agama.Di harapkan  mendorong para remaja untuk kembali bisa membaca kitab Suci dan kembali kepada kegiatan keagamaan masing masing.

Tahun 2010 telah di adakan Perda Pendidikan  kota Batam no 4 Tahun 2010,tentang hak hak dan kewajiban siswa,hak peserta didik mendapat kan sertifikat Baca tulis Al-Qur’an bagi yang beragama Muslim dan Paham Dasar Agama bagi yang non-Muslim untuk siswa tingkat Dasar dan Menengah .

Oleh karena itu Dinas Pendidikan kota Batam membutuhkan Peraturan lebih rinci lagi, maka di buat lah Perwako No.46 tahun 2013 tepatnya bulan Agustus 2013 untuk di realisasikan pada tahun ajaran 2014 ini.

Sebelum nya kita memiliki  Perda No.4 tahun 2010 ,ada SK Walikota No.67  tahun 2004 tentang Kewajiban siswa SD  yang harus memiliki Sertifikat  membaca Al-Qur’an  dan Kitab Suci bagi Non –Muslim  bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya, pada  saat itu di tanda tangani oleh Walikota saat itu Nyat Kadir.

Komisi IV DPRD itu sendiri telah  bertemu dengan para  Kepala Sekolah ,orang tua,Pimpinan TPA/TPQ,Pemuka –pemuka agama  baik Muslim maupun Non-Muslim   ,Guru-guru Agama  masing masing sekolah untuk mensosialisasikan Perwako No.46 tahun 2103 agar segera di berlakukan tahun ini.

Dalam acara ini juga di adakan forum Tanya jawab  salah satu nya dari orang tua siswa ,yakn Euis B Koetin yang mewakili orang tua  siswa Kristen,di katakan nya selama ini Gereja tidak mengeluarkan Sertifikat,hanya surat keterangan Pemahaman membaca  Alkitab  bagi siswa yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya.Dan diharapkan agar dari pihak Pemerintah dapat mensosialisakan juga ke Gereja gereja atau tempat ibadah agama Non-Muslim lainnya,dan juga ada keseragaman sertifikat tersebut

Menanggapi  hal ini dikatakan  pihak Pemerintah bersama Kementrian Agama  sudah  mengadakan sosialisasi Perwako ini,  di tempat-tempat ibadah Non-muslim seperti di gereja-gereja, dan juga meminta pihak Gereja untuk mengajak  para remaja dapat mengikuti sekolah Minggu atau ibadah Remaja setiap minggu nya.

Selanjutnya  di harapkan dari setiap  Gereja  tersebut dapat mengeluarkan Sertifikat Paham dasar Agama, untuk para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya ,dan mengenai biaya Sertifikat tersebut akan di tanggung oleh Pemerintah ,demikian kata Riki.

Pada akhir acara sosialisasi ini diharapkan pihak Sekolah ,guru  Agama ,Orang tua Murid,Tempat tempat keagamaan seperti TPA/TPQ, Gereja ,dll  agar bersama Pemerintah untuk  dapat mensukseskan Perwako  tersebut tahun ini.

(Oscar/Zainal Abidin)