Sembahyang Keselamatan Laut, Melalui Lomba Perahu Naga

perahu naga1

Kepal Dinas Pemuda dan Olahraga, Camat, Lurah, dan Ketua Panitia Acara Sembahyang Keselamatan Laut di Pelantar 3 Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Setelah diadakannya Lomba Perahu Naga (Dragon Boat) di Pelantar 2, pada pekan lalu (02/06). Kini Lomba Perahu Naga (Dragon Boat) yang telah menjadi tradisi bagi warga Tionghoa di Kota Tanjungpinang ini diadakan kembali oleh warga tionghoa di ujung pelantar 3, dalam rangka menyambut Sembahyang Keselamatan Laut.

Walaupun diwarnai hujan, masyarakat Kota Tanjungpinang masih banyak yang berdatangan ke Plantar 3, untuk menyaksikan lomba perahu naga ini, dimana pembukaan acara ini diselenggarakan di ujung Pelantar 3, Kota Tanjungpinang.

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kota Tanjungpinang, Drs. Ahadi, dan dihadiri Camat Tanjungpinang Kota, serta Lurah senggarang dan Lurah Kampung Bugis. Senin (09/06).
Acara Perahu Naga ini, diselenggarakan pada setiap tahunnya. Kemeriahan dan antusias masyarakat yang berdatangan untuk menyaksikan lomba perahu naga, perahu yang dipakai untuk berlomba, dihiasi dengan bentuk menyerupai naga. Acara ini ramai disaksikan oleh masyarakat Kota Tanjungpinang, khususnya warga Pelantar 3.

Kadispora Kota Tanjungpinang, Drs. Ahadi, meyambut gembira dengan dilaksanakannya acara tersebut, karena kegiatan ini dilakukan berkesinambungan dan berdampak positif dalam membina masyarakat budha Kota Tanjungpinang.

“Semoga acara dapat berlangsung dengan lancar, karena Dragon Boat ini sebagai rangka sembahyang keselamatan laut, dan apa yang diinginkan dapat tercapai, khususnya kepada para atlit, mudah-mudahan, dapat merebut juara”, Harap Ahadi.

perahu-naga4

Fery

Fery, Ketua Panitia Kegiatan Sembahyang Keselamatan Laut, kepada media ini mengatakan, acara tersebut merupakan acara tahunan yang sudah menjadi tradisi jatuh pada tahun imlek bulan 5 tanggal 12, menurut kalender tionghoa. Para peserta lomba ini, diikuti oleh beberapa regu dari Kota Tanjungpinang, antara lain, Sungai Ladi, Pelantar Alibaba, Plantar 2 dan 3, dalam satu regu terdiri dari 32 orang, sementara, sumber dana untuk kegiatan ini berasal dari, Swaraya dari masyarakat dan para donatur.
Di tambahkan Fery, dengan diadakannya acara ini, para pedagang kecil juga dapat merasakan keuntungan dari berjualan.

“ Dampak pada acara ini dapat membantu para pedagang-pedagang kecil yang berjualan dilokasi lomba perahu naga ini bisa mendapat keuntungan dari berjualan, dan dapat saling berhubungan dalam bermasyarakat.” Jelas Fery. (Edison)