Satreskrim Polresta Barelang Amankan Tersangka Dan Barang Bukti Gelper

Kanit Tipikor Reskrim Polresta Barelang,Iptu Budi Tambunan sedang menjelaskan tangkapan perjudian TKP Batu Aji Batam

Kanit Tipikor Reskrim Polresta Barelang,Iptu Budi Tambunan sedang menjelaskan tangkapan perjudian TKP Batu Aji Batam

BATAM, Kepritoday.com – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang, mengadakan ekspose media hasil tangkapan penggrebekan kasus perjudian permainan ketangkasan didua tempat yang berbeda. Kamis, (11/08).

Adapun Penggrebekan yang pertama, terdapat di Batu Aji, dalam penggrebekan tersebut, aparat kepolisian berhasil menangkap para tersangka permainan ketangkasan elektronik atau Gelanggang Permainan (Gelper), di tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka tertangkap tangan sedang melakukan aksi perjudian jenis Gelper tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan, berupa mesin ketangkasan, uang pecahan @Rp.50,000 berjumlah Rp.660,000, laptop merk toshiba, 2 buah handphone, dan 2 buah kunci mesin ketangkasan, serta 2 lembar kertas dan dua unit mesin jackpot jenis ikan dan lima jenis mesin jackpot lainya.

Kanit Tipikor Reskrim Polresta Barelang, Iptu Budi Tambunan, mengatakan, berdasarkan perintah pimpinan untuk melakukan tindak pidana terhadap seluruh perjudian di Kota Batam. Adapun langkah yang kita ambil dalam penggrebekan ini berdasarkan pengaduan masyarakat, bahwa tadi malam sekitar pukul 22.00 Wib, didaerah Batu Aji Komplek Ruko Losari atau Ruko Diamor dibelakangnya ada kegiatan usaha gelanggang permainan atau gelper dipintu masuk tertera nama Nemo Game.

“ Dari laporan masyarakat tersebut, kemudian kita melakukan penangkapan ditempat tersebut, dan kita mengamankan tersangka 5 orang dengan inisial, FF, DL, IJ, AF dan RS.” Kata Budi.

Ditambahkan Budi, dari mereka yang tertangkap 3 orang sebagai pemain dan 2 orang sebagai kasir yang ada di Nemo Game tersebut. Ujar Budi, saat ekspose kemedia (11/08) digudang penyimpanan Barang Bukti Polresta Barelang.

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang,Iptu Afuza Edmond saat menjelaskan kasus perjudian TKP Kampung Aceh Muka Kuning Sei Beduk Batam

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Afuza Edmond, saat menjelaskan kasus perjudian TKP di Kampung Aceh Muka Kuning Sei Beduk Batam

Selanjutnya, kasus perjudian terdapat di Kampung Aceh. Pada saat di TKP, Polisi berhasil mengamankan dua orang diantaranya merupakan wanita yang berperan sebagai pemain dan kasir, satu laki-laki yang bertugas sebagai wasit dalam permainan tersebut serta dua orang yang mengaku hanya menonton permainan.

Kanit Jatanras, Iptu Afuza Edmond, saat memberikan keterangan persnya, mengatakan, ada dua indikasi pada penangkapan tersebut yaitu, selain tindak pidana perjudian, ada juga indikasi tindak pidana narkoba, seperti barang bukti yang kita amankan, ada dua timbangan dan plastik sabu, dan pada saat penangkapan anggota kita juga mengamankan uang Rp. 300,000,- dan Rp. 500,000,- serta para pemain dan wasitnya.

” Ada juga barang bukti lain yang kita pelajari dari CCTV, siapa tau akan memberikan petunjuk-petunjuk lain mengenai transaksi sabu atau pun juga masalah perjudian tersebut.” Kata Afuza Edmond.

Saat wartawan Kepritoday.com melihat kegudang penyimpanan dibelakang Mako Polresta Barelang tersebut, terlihat tumpukan berbagai jenis mesin permainan ketangkasan elektronik, hasil razia yang sudah lama tersimpan digudang tersebut, dan saat dipertanyakan terkait pemusnahan barang bukti gelper tersebut, Afuza Edmond menjelaskan, bahwa sementara ini belum ada pemusnahan atas barang-barang tersebut, namun kedepan mungkin akan ada dilakukan pemusnahan barang bukti gelper tersebut.

Atas perbuatan yang dilakukannya, para tersangka telah melanggar pasal 303 dan atau 303  pasal 55 junto pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (Andri)

 

Top