RSBP Batam Di Lirik Investor Asing Jadi Pusat Health Care Business

Para dokter gabungan saat di terima oleh Dirut RSBP Batam, Dr. Sigit Riyanto, Wakil Kepala BP Batam, Agus Tjahjana Wirakusuma, Direktur Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, dan sejumlah pejabat eselon III.

BATAM, Kepritoday.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan Investor gabungan asal Jepang, Singapore dan Malaysia. Mereka yang berjumlah 10 orang merupakan gabungan dari investor yang bergerak dibidang kesehatan dan beberapa diantaranya merupakan dokter-dokter ahli dari London, England. Mereka adalah Mr. Jap Le Son, Mr. Pexon, Mr. Anthony, Ms. Lawrence, Mr. Murakata, Mr. David Loh, Mr. Andre Chen, Mr. Mok Pei-pei, Budiarto dan Kusnadi Budiman yang merupakan perwakilan mereka di Indonesia.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana Batam dan bagaimana prospek investasi di Rumah Sakit BP Batam serta teknis implementasi investasi di bidang kesehatan. Bagi mereka, Batam sebagai kawasan yang strategis diantara Singapura dan Johor memlilki kesempatan untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan yang jauh lebih baik, lebih modern dan mampu meningkatkan grade agar bisa turut menjadi rumah sakit rujukan bagi warga negara asing.

Kunjungan ini diterima oleh Wakil Kepala BP Batam, Agus Tjahajana Wirakusumah; Direktur RSBP Batam, dr. Sigit Riyanto; Direktur Promosi dan Humas, Purnomo Andiantono dan sejumlah pejabat Eselon III di lingkungan BP Batam.

Agus Tjahajana mengatakan,” BP Batam terus berusaha meningkatkan kualitas Rumah Sakit BP Batam baik dari segi teknologi, fasilitas, maupun sumber daya manusia. Hal ini teraktualisasi, dengan beragam perubahan dan penghargaan yang telah dilakukan RSBP Batam,”

“Seperti, pembangunan gedung baru dengan menambah kapasitas tempat tidur yang ada sekarang menjadi lebih dari 300 tempat tidur terbagi dalam kelas VIP dan mampu mengakomodir kelas menengah ke atas, penghargaan akreditasi dari Menteri Kesehatan RI sebagai Rumah Sakit Nasional Terakreditasi, Terpilih sebagai Pusat Rujukan Penanganan Jantung (ISTEMI), dan beragam proyek lainnya yang sedang disusun guna meningkatkan daya saing RSBP Batam yang merupakan Rumah Sakit pertama di Batam,”kata Agus Jumat (06/10/2017).

“Kami berfokus kedepan kerjasama investasi di bidang kesehatan harus mampu membuat perubahan agar rumah sakit kami menjadi rumah sakit yang lebih modern dengan teknologi tercanggih”, terang Agus.

Direktur RSBP Batam, dr. Sigit Riyanto menambahkan, sejumlah projek yang ditawarkan oleh BP Batam, guna terus meningkatkan daya saing RSBP Batam adalah kerjasama penyiapan peralatan medis yang canggih diantaranya adalah penyediaan alat MRI 3 Tesla, CT Scan 128 Slice, dan Cathlab; Sistem pendukung : Toxic and Waste Management, Green Hospital Technology, Sistem keamanan, Sistem Informasi Rumah sakit, dan pembangunan gedung lanjutan guna memberikan fasilitas tempat tinggal bagi keluarga pasien; Konsultasi dan pelatihan medis serta telemedicine (Penggunaan teknologi telekomunikasi dan informasi untuk memberikan perawatan kesehatan klinis dari kejauhan. Telah digunakan untuk mengatasi jarak yang jauh untuk tetap bisa dijangkau dengan mudah).

“Dari para dokter dan ahli kesehatan yang hadir mereka konsen terhadap kemungkinan kerja sama dalam membentuk Wellness Center bertajuk Health Care Business dengan lokasi yang hijau dan memberikan kesan yang menenangkan bagi para pasien yang datang,”kata Sigit.

“Sehingga lokasi RSBP yang berada di Sekupang, dianggap lokasi yang tepat untuk projek ini kedepan. Realisasi Health Care Business ini mereka harapkan akan menjadi pusat kesehatan terbesar di Batam yang mempu memberikan pelayanan tidak hanya bagi warga Indonesia melainkan warga Singapura juga,”jelasnya.

“Termasuk dengan menghadirkan teknologi dan dokter-dokter ahli di bidang ilmu khusus tertentu dari luar negeri yang mendapat akreditasi internasional dan izin dari Indenesia,”ujar Sigit.

“Sejumlah proyek BP Batam juga mendapat perhatian dari mereka seperti pengembangan Bandara Aerotropolis, Jembatan Batam Bintan, dan Tanjung Sauh.”ucapnya.

Para investor berjanji akan menginformasikan proyek-proyek strategis ini kepada rekan-rekan investor di bidang konstruksi. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi Rumah Sakit BP Batam di Sekupang. Diskusi ini akan menjadi pertimbangan dasar bagi kedua pihak untuk membentuk skema kerja sama kedepan di bidang kesehatan. (*)

Sumber : Humas BP Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *