Rabbite’s Opening di Tiban Center Batam

Iwan Hermawan, pemilik warung makan Rabbite’s Tiban Center, Kota Batam Kepri

BATAM, Kepritoday.com – Rabbite’s, yang beralamat di Pujasera kavling 20 Tiban Center, merupakan warung makan khas Bandung Jawa Barat yang menyajikan menu soup dan sate daging kelinci.

Menu-menu yang disajikan, selain sate dan soup daging kelinci, ada juga ayam bakar bekakak, ayam penyet Bandung, ayam bakar madurasa, dan ayam goreng sambal ijo. Sementara untuk jenis minuman yang tawarkan, ada Es Goyobod Bandung, Bandrek dan Sekoteng Bandung, Yogurt Bandung, serta minuman lainnya.

Iwan Hermawan, selaku pemilik warung makan Rabbite’s mengatakan, bahwa, untuk bahan baku daging kelinci, dari Pangalengan Bale Endah Bandung, karena disana ada budidaya kelompok peternak kelinci yang diantaranya ada peternak pedaging, dan juga untuk hias.

“Nah, untuk khasiat daging kelinci saya menyadur dari google, diantaranya penyakit asma, mencegah penyakit jantung, kanker, menumbuh kembangkan anak, penyakit tekanan darah tinggi, menambah kesuburan pria wanita, menambah keperkasaan pria, dan sumber nutrisi yang baik,” Kata Iwan, dalam keterangan persnya, Sabtu. (01/04/2017).

Iwan menambahkan, harga per porsinya untuk sate kelinci Rp. 40 ribu per 10 tusuk, soup kelinci Rp.25 ribu, untuk minumnya Es Goyobod Rp.10 rb, sedangkan bandrek dan bajigur Rp.7 ribu per gelasnya, dan yang lainnya seperti ayam bakar madurasa dan lainnya standar Rp.15 ribu saja. Katanya.

“Untuk ayam bekakak (ayam bakar utuh satu ekor) 60 rb perporsinya, sedangkan untuk bekakak hanya sebagian saja Rp. 30 rb perporsinya. Rabbite’s buka mulai jam 10.00 pagi sampai jam 10.00 malam,” Paparnya.

Soup Bening dan Sate Daging Kelinci

Menurut Tri Sari, salah satu pengunjung yang hadir diacara opening Rabbite’s sate dan soup kelinci tersebut. saat ditemui Kepritoday.com mengomentari masakan khas Jawa barat tersebut.

“Sambalnya enak, jeruk limaunya terasa banget, rasa Soup kelincinya juga oke banget,” kata Tri

Iwan menambahkan lagi, kami berharap dengan kami bawa produk kuliner dari Bandung Jawa Barat ini, mudah-mudahan bisa diterima oleh masyarakat khususnya di Tiban dan umumnya di Batam Kepri, yang intinya kami ingin berbagi resep kuliner, dan jangan khawatir dengan daging kelinci ini kami sudah melalui proses karantina dan di Dinas Kesehatan juga sudah resmi dikirim dari Bandung ke Batam. Jelasnya.

“Kenapa kami sajikan kuliner sate dan soup daging kelinci, kan banyak pilihan lainnya seperti, tongseng ataupun gulai, tapi sengaja disini kami menitikberatkan ke kesehatannya, tapi kalau sudah ada tongseng gulai, maaf kata, ada kolesterol didalamnya, jadi bertolak belakang, jadi kami hanya sajikan soup bening sama sate daging kelinci. Sate pun hanya memakai sambal kecap tidak memakai sambal kacang karena menjauhi kolesterol.” Kata Iwan, menutup pembicaraan. (Andri/Oscar).