'

Program RTLH di pulau Pangkil Berjalan Sukses

PENINJAUAN-DI-PULAU-PANGKIL-TELUK-BINTAN-2-300x198

Wakil Bupati Kabupaten Bintan, Drs. Khazalik, Meninjau RTLH di Pulau Pangkil Teluk Bintan

BINTAN, Kepritoday.com – untuk memastikan sejauh mana Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dikawasan Bintan berjalan, Wakil Bupati Bintan melakukan Kunjungan langsung ke Pulau Pangkil salah satu Pulau yang ada di Kabupaten Bintan, Kamis (18/12).

“Kunjungan kita kesini melihat sejauh mana perkembangan RTLH berjalan, dari yang kita lihat, sudah 90 persen rata-rata program RTLH disini berjalan lancar. Bahkan sudah ada yang dihuni,” sebut Khazalik saat menggunjungi tempat tersebut.

Khazalik juga bangga dengan warga pulau pangkil, walaupun dana pembangunan baru diberikan 70 persen namun kebanyakan Rumah yang mendapat bantuan program RTLH sudah mencapai 90 persen. “Kita bangga dengan warga disana, walaupun dana baru 70 persen, ternyata pembangunanya sudah 90 persen,” sebut Khazalik lagi.

Selain pembangunan RTLH, Khazalik beserta rombongan juga melihat langsung jalan yang sduah di beri Pavling Blok. Ternyata semua bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan dengan baik oleh warga sekitar.

Khazalik sangat senang melihat masyarakat disana, karena semua bantuan dimanfaatkan dengan baik, bahkan ada yang menambah uang untuk mendapatkan hasil yant lebih baik. “Untuk penataan kawasan sudah bagus, RTLH berjalan dengan baik. Semua program berjalan dengan baik,” sebut Khazalik lagi.

Walaupun Demikian, Khazalik memberikan masukan kepada masyarakat sekitar untuk membangun rumah dengan satu arah atau beraturan. Karena jika rumah sudah beraturan, untuk pengajuan pembangunan jalan sangat mudah, dan lokasi tersebut juga terlihat indah karena tersusun dengan rapi.

“Kita maunya pembangunan rumah jangan mereng-mereng. Kalau bisa satu arah, jangan dapur ketemu halaman rumah tetangga. Kan tidak bagus dilihat. Selain itu, kalau pembangunannya teratur untuk pengajuan jalan seperti pavfling blok pengajuannya sangat gampang,” sebut Khazalik.

Namun untuk rumah yang sudah terlanjur dibangun, menurut Khazalik biarkan saja. “Jika ada yang mau bangun lagi saya harap harus teratur. Karena kalau tidak teratur banyak tanah yang terbuang,” tukasnya. (edison/hum)

Top