Program Penguatan Tupoksi Kepala Sekolah Oleh Disdik Lingga

10
Lingga
Drs. Junaidi Adjam, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lingga.

LINGGA, Kepritoday.com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lingga, Drs Junaidi Adjam menilai, pentingnya peningkatan kualitas kepala sekolah di Kabupaten Lingga untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Untuk itu, Disdik membuat program penguatan kepala sekolah dengan pelatihan-pelatihan terkait tugas dan fungsi kepala sekolah hingga bisa melakukan managemen sekolah dengan baik, hingga terciptanya sekolah yang berprestasi.

“Kepala sekolah adalah ujung tombak baik buruknya proses belajar dan mengajar disekolah. Setiap kepala sekolah tidak hanya dituntut untuk melakukan tugas sebagai pemimpin disetiap sekolah. Kepala sekolah juga harus mampu menjadi motivator dan membuat perencanaan yang baik agar tercipta situasi belajar yang efektif dan efisien,” kata Junaidi, Rabu (15/8).

Dalam usaha peningkatan kompetensi kepala sekolah, sesuai Permendiknas 13 tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/ madrasah pemerintah, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan BPPK dan LP2KS akan melaksanakan Diklat penguatan kepala sekolah yang direncanakan tahun ini. Dalam Permendiknas tersebut dijelaskan bahwa salah satu persyaratan untuk menjadi kepala sekolah adalah memiliki sertifikat kepala yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah, sesuai dengan jenjang sekolah yang dipimpinnya.

“Diharapkan dengan Diklat, kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi manajerial, kewirausahaan, serta supervisi dan di akhir kegiatan dapat memperoleh sertifikat kepala sekolah yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan pemerintah,” terangnya lagi.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Lingga, Disdik Lingga juga memiliki program peningkatan disiplin kepala sekolah dan guru dengan sistem website atau internet. Disdik Lingga akan membuat website pendidikan. Website ini nantinya akan menjadi sarana untuk sekolah melaporkan absensi dan kegatan yang dilakukan setiap sekolah.

“Kami akan menempatkan operator khusus untuk mengelola website. Setiap sekolah juga diminta memiliki tenaga khusus untuk melaporkan absensi guru ke website tersebut. Dengan upaya ini diharapkan dapat meningkatjan diaiplin kehadiran guru di sekolah,” imbuhnya. (EAS/RL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.