PP Kota Batam Adakan Botram Dengan Anggota PP di Sektor Nongsa-Batu Besar

Ketua Paguyuban Pasundan Kota Batam, Tira Sanjaya, saat memberikan keterangan pers kegiatan PP Kota Batam di Nongsa Batam

BATAM, Kepritoday.com – Paguyuban Pasundan (PP) Kota Batam, dalam kegiatan bulanannya mengadakan kegiatan silaturahmi dengan PP Sektor Nongsa yang beralamat di kampung Teluk Bakau Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa.

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus PP Kota Batam, ketua PP sektor-sektor dan yang mewakili, rangkaian acara di buka oleh pembawa acara, Amananto, dan dilanjutkan sambutan ketua umum PP Kota Batam, Tira Sanjaya, serta dilanjutkan tausiah singkat oleh Ustadz Deni.

Menurut ketua Paguyuban Pasundan kota Batam Tira Sanjaya di sela-sela acara mengatakan, kegiatan ini dalam rangka silaturahmi dengan anggota kalau orang sunda bilang Botram (ngumpul) biasanya pemilik rumah tidak menyiapkan makanan, tapi kita yang datang bawa makanan masing-masing, untuk kita makan bersama.

“Kegiatan ini kita laksanakan tiap bulan,dan sudah berlangsung lebih kurang setahun, jadi siapa yang bersedia bisa sektor bisa juga perorangan atau anggota,” kata Tira, saat di jumpai di lokasi acara pada hari minggu, (12/Februari/2017).

“Untuk agenda tahunan Paguyuban Pasundan yaitu sunatan massal seperti beberapa bulan lalu sudah kita laksanakan, kegiatan sunatan massal ini di adakan dalam setahun dua kali, satu kali di kota Batam dan satu kali lagi mungkin di PP wilayah atau Provinsi,” ucapnya.

Suasana Silaturahmi, Botram, dan Konsolidasi Anggota PP Kota Batam di Kampung Teluk Bakau, Kelurahan Batu Besar, Nongsa

Tira menambahkan, di tahun 2017 ini, kita akan bentuk Koperasi Paguyuban Pasundan Batam, rencana akan membentuk Yayasan Pasundan khusus untuk Pasundan di Kepri, kemudian juga rencana akan menyiapkan tempat padepokan untuk berkumpul kegiatan seperti dari Asgar (Asli Garut), Iksida (Ikatan Silaturahmi Imam Sunda), dan kegiatan kepemudaan PP, mudah-mudahan bisa tertampung,”

Saat media Kepritoday.com menanyakan perihal konsolidasi anggota,Tira Sanjaya menjelaskan, bahwa untuk kiat-kiat mempersatukan orang sunda kita mulai dari yang terkecil, supaya yang lain tertarik ikut kita biar sedikit tapi banyak manfaatnya.

Dalam pasundan ada istilah meurangan bodoh jeung kokorok artinya kita harus pada pintar dan tidak miskin jadi sejahtera, punya ilmu dan sejahtera itu tujuan utama. ujarnya.

Saran saya buat teman-teman di pasundan, kita harus tetap bersatu khususnya untuk warga Batam yang berasal dari jawa barat dan Banten, dan kemajuan kota yang kita tempati kota Batam, kota Batam adalah rumah kita. Paparnya.

“Untuk beberapa bagian dari Pasundan seperti Bentar, Tatar Pasundan, Siwi Padjadjaran dan sebagainya diharapkan mereka mau bergabung, karena Paguyuban Pasundan sudah lebih lama dan itu di naungi oleh pengurus besar Pasundan di kota Bandung,” tegasnya.

Kemarin, kita Paguyuban Pasundan mengadakan Rapim (Rapat kerja Pimpinan) Pasundan (04/Februari/2017), seluruh Indonesia yang bertempat di Bandung, yang bertujuan untuk menentukan program kerja 2017 dan yang di utus dari Batam yaitu, PP Provinsi dan kami sebagai peninjau dari tiap kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kepri.” kata Tira, menutup pembicaraan. (Andri).