Jajaran Dirreskrimum Polda Kepri Grebeg Perjudian di Dua Tempat Berbeda

Kapolda Kepri, Saat Menunjukkan Salah Satu Barang Bukti Yang Digunakan Dalam Perjudian Oleh Para Tersangka

BATAM, Kepritoday.com – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri, berhasil menggagalkan tindak pidana perjudian gelanggang permainan (Gelper) di dua tempat berbeda, pertama di Planet 2 Newtown, Lubuk Baja dan yang kedua di Kampung Aceh Muka Kuning, Sei Beduk Batam.

Press konferensi tindak pidana perjudian ini di laksanakan pada Selasa, tanggal 4 April 2017 sekira pukul 15.00 Wib,  bertempat di Ruang Rupattama Polda Kepri, dipimpin oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol, Sam Budigusdian, MH, yang dihadiri oleh Dirreskrimum Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri serta para awak media.

Kasus Pertama, Kronologis kejadian tindak pidana Perjudian tersebut, yaitu Tempat kejadian Perkara (TKP) nya  di Planet 2 Newton, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada hari Minggu, tanggal 2 April 2017, sekira pukul 21.30 Wib, anggota Ditreskrimum Polda Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di Planet 2 Newton disinyalir terjadi tindak pidana perjudian jenis Gelanggang Permainan mekanik/elektronik.

Kemudian anggota Ditreskrimum Polda Kepri berangkat menuju ke Planet 2 Newton untuk melakukan penyelidikan, yang dipimpin oleh Panit III Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri, dan kemudian pada hari Senin, tanggal 3 April 2017, sekira pukul 03.00 Wib, dilakukan penangkapan terhadap tersangka dengan inisial RS dan kawan-kawannya, dan anggota langsung mengamankan barang bukti uang sebesar Rp. 400.000 (empat ratus ribu rupiah) dan kartu kuota warna hijau. Selanjutnya terlapor dan barang bukti sebagaimana tersebut diatas dibawa ke Ditreskrimum Polda Kepri, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun tersangka yang diamankan berinisial A, P, N, A, E, A, N, R, A. serta Barang Bukti : 7 (tujuh) buah buku In Out dikasir, 5 (lima) ikat Voucher Kuota warna hijau, 13 (tiga belas) Unit HP, Uang sebesar Rp. 9.250.000 (Sembilan juta dua ratus lima puluh ribu rupiah), uang sebesar Rp. 400.000 (empat ratus ribu rupiah), 1 (satu) Unit Mesin Bola, 1 (satu) unit Kunci mesin Gelper, 4 (empat) Voucher Kuota Warna Hijau.

Kasus Kedua, yaitu pada pada hari Senin, tanggal 3 April 2017, sekira pukul 14.00 Wib, Tempat Kejadian Perkara (TKP) berlokasi di Simpang Dam, Kampung Aceh, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, anggota Ditreskrimum Polda Kepri mendapatkan informasi dari Masyarakat, bahwa di simpang Dam, Kampung Aceh, Muka Kuning, ada permainan judi Gelper.

Mendapati informasi tersebut, anggota Ditreskrimum Polda Kepri, AKP. Syarifuddin, SH, melakukan penyelidikan atas informasi tersebut, setelah melakukan rangkaian penyelidikan pada pukul 16.30 Wib, anggota Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri dengan dibantu anggota Ditsabhara Polda Kepri, masuk kedalam perkampungan Simpang Dam, Kampung Aceh, Kelurahan Muka Kuning, dan mendapati sebuah rumah yang berisikan orang yang sedang bermain judi Gelper, selanjutnya mengamankan orang beserta barang bukti ke Mapolda Kepri, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka yang diamankan berinisial SY, R, LO, R, YS, F, AH. Serta Barang Bukti 37 (tiga puluh tujuh) Mesin Gelper, Kunci Koin, Uang Rp. 700.00., (tujuh ratus ribu rupiah), 2 (dua) buah buku catatan.

Dari kasus tindak pidana perjudian ini para tersangka telah melanggar Pasal 303 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun penjara atau denda setinggi tingginya sepuluh juta rupiah. (Osr/Ain).