Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pariaman periode 2015-2020 diKukuhkan

????????????????????????????????????

Berpose bersama pada pengukukhan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pariaman periode 2015-2020.

PADANG, Kepritoday.Com – Walikota Pariaman yang diwakili oleh Asisten I, Khaidir, mengukuhkan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pariaman periode 2015-2020 di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (22/05).

Dalam kepengurusan PD Muhammadiyah Kota Pariaman periode 2015-2020, terpilih Hasan Basri sebagai Ketua PDM yang baru menggantikan Syofyan Jamal. Sedangkan Sekretaris PD Muhammadiyah yang baru Abrar Azis yang juga sebagai Ketua Panitia acara.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kota Pariaman, Mardison Mahyudin, PYMT Kepala Kemenag Kota Pariaman, Helmi, Kapten R. Purnomo yang mewakili Kodim 0308 Pariaman, Sekretaris LKAAM Kota Pariaman, Priyaldi, Ketua KPU Kota Pariaman, Boedi Satria, Ketua KNPI Kota Pariaman, Reza Saputra, Pengurus PDM Kota Pariaman baik yang baru maupun yang lama serta para Angkatan Muda Muhammadiyah yang datang.

Pada kesempatan tersebut, Khaidir menyampaikan, dengan kesamaan visi dan tujuan, kesamaan antara ucap dan perbuatan dan ukhuwah yang dirajut, Insya Allah Muhammadiyah khususnya di Kota Pariaman ini dapat lebih maju dimasa yang akan datang, dan Sinergitas yang sudah dibangun antara pemerintah Kota Pariaman dengan Muhammadiyah selama ini, dapat terus ditingkatkan.

Khaidir juga mengatakan, saat ini Indonesia berada pada posisi keempat negara dengan jumlah Narkoba terbesar di dunia, hal ini berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Indonesia kini masuk dalam kategori darurat penyalahgunaan Narkoba.

“Sedangkan untuk Kota Pariaman, kita merupakan peringkat ketiga peredaran Narkotika terbesar di Sumatera Barat karena itu kami mengajak Pimpinan Daerah Muhammadiyah untuk bersama-sama dengan pemerintah Kota Pariaman, menyatakan Perang terhadap Narkoba,” tukasnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Barat, Dasman Lanin mengatakan, Muhammadiyah saat ini telah berumur 104 tahun, yang berarti muhammadiyah hadir sebelum kemerdekaan dan masih tetap bertahan sampai saat ini. Semangat gerakan Muhammadiyah sebagai gerakan perubahan, sangat relevan dengan kemajuan yang ada di masyarakat saat ini.

“Tajdid (perubahan) adalah kunci dari Muhammadiyah dapat bertahan sampai saat ini, sesuai dengan tema yang di usung pada acara ini yaitu tajdid gerakan untuk Kota Pariaman berkemajuan,” jelasnya.  (dodoyx)