Penanaman Rumput Gajah di Lokasi Persiapan Popda Hampir Rampung Dengan Hasil Yang Cukup Signifikan

Penanaman Rumput Gajah di Lokasi Persiaoan POPDA Kabupaten Lingga.

LINGGA, Kepritoday.com – Pengerjaan penanaman rumput gajah di lokasi persiapan popda baru berjalan 60 hari dari masa kerja selama 180 hari kalender sudah menampakkan hasil yang cukup signifikan.

Dalam proses penanaman 60 hari ini sudah menampakkan hasil hampir rampung dari sisi penanaman rumputnya.jenis rumput gajah yang di tanam sesuai dengan spesifikasi yang di datangkan dari batam dan saat ini hampir selesai di tanam.

Proyek pengadaan penanaman rumput gajah di lapangan mini stadion atletik Kabupaten Lingga ini di kerjakan oleh CV. Delfi Lestari Jaya.dari proses penanaman volumenya memang sudah cukup tinggi hampir 75 %.itu dari hasil pengamatan konsultan pengawas. ungkap robert sebagai pengawas lapangan dari pengerjaan penanaman rumput gajah ini.

” Kita berusaha semaksimal mungkin agar rumput bisa hidup dan tumbuh subur. Namun wajar saja jikalau dari penanaman rumput ini ada yang mati ataupun layu.Tetapi setiap yang mati ataupun layu pasti di ganti dengan bibit rumput gajah yang lain.

Saat sekarang ini volume kerja dari pengamatan konsultan pengawas sudah memasuki angka 75% meskipun masa kerja baru berjalan 60 hari kalender dari masa kerja selama 180 hari kalender atau 6 bulan dan di tambah masa perawatan 2 bulan.Jadi masih tersisa 180 hari kedepannya.”ucap robert.

Tambahnya,”memang kita mengakui kalau ada rumput yang mati ataupun layu seperti yang di beritakan di salah satu media kemaren dengan judul ” Proyek Penanaman Rumput Gajah, Belum Selesai Pelaksanaan Sudah Banyak yang Mati”.

Kami akui akan hal ini namun tidaklah terlalu banyak yang mati dan itu menurut kami wajar saja.tapi kami selaku pelaksana akan tetap menambal sulam dari rumput yang mati tersebut.yang kami ketahui rumput yang mati atau layu tersebut karena adanya serangan hama ulat, namun saat ini kami sudah mengantisipasikannya dan bahkan kami juga melakukan pemberian pupuk.”tuturnya.

Tambahnya,”kita sedikit kecewa dengan judul berita yang di buat di media tersebut, karena kita juga sudah membicarakan hal ini pada rapat dengan pihak kecamatan singkep pesisir di kantor camat, dan pihak kecamatan sudah berjanji akan ikut menjaga, paling tidak lokasi lapangan ini akan polisline, juga akan di jaga oleh Pemuda Pancasila dan satpol PP, kami tidak mau nantinya rumput di injak injak hingga ada yang mati.” katanya.

Ditempat terpisah Rahimin jalil selaku Direktur cv delfi lestari jaya, juga mengakui akan hal ini dan mengatakan,” Rumput mati itu sudah menjadi resiko buat saya , kalau pun ada rumput mati apa boleh buat, dan kita dari pihak pelaksana siap menambal sulam dengan bibit yang baru dan hal ini terus kita laksanakan”. Kata Rahimin.

Lanjutnya,”memang kita kerja saat ini pada lokasi yang berdampingan dengan areal lapangan pelaksanaan MTQ ke VII provinsi kepri, tentunya akan ada dampak sedikit banyak pada rumput yang kami tanam.apapun adanya nanti rumput ini tetap terinjak karena ramainya orang yang akan menghadiri kegiatan MTQ ke VII provinsi kepri nanti, namun kita sudah siap untuk menanggulangi jikalau nanti ada rumput yang mati terinjak selama kegiatan MTQ. saya selaku putra daerah tentunya siap menanggung resiko ini serta saya ingin lapangan ini menghijau dan saya yakin pekerjaan akan tuntas.”urai rahimin yang merupakan putra daerah kecamatan singkep pesisir.(Ramlan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *