Pemuda Merupakan Roda Perubahan Bagi Pembangunan Bangsa

Riono Sekretaris Kota Tanjungpinang

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M.Si

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M. Si, membuka secara resmi, Kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Manajemen Organisasi bagi Mahasiswa, Pelajar serta Organisasi Kepemudaan, serta ditandai pemasangan tanda peserta. Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga, Kota Tanjungpinang, di Gedung Muhammadiyah, Km. 8 Tanjungpinang, Selasa (23/09).

Kegiatan turut dihadiri, Kepala Dinas Pemuda dan Olagraga, Kota Tanjungpinang, Drs. Ahadi, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat, serta Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Drs. Riono, M. Si, menjelaskan, sejarah organisasi kepemudaan di Negara Indonesia ini, sudah ada sejak tahun 1928, yang kita kenal juga sebagai Hari Sumpah Pemuda, sejak hari itu, kita dapat mengetahui bahwa peran pemuda sangat besar sekali bagi perubahan pembangunan bangsa ini.

Oleh karena itu, organisasi merupakan salah satu wadah yang tepat bagi para pemuda untuk mengembangkan potensi diri, sehingga kelak mampu menjadi calon pemimpin yang memiliki kualitas dan semangatkepemimpinan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan wawasan bagi para pemuda dalam memimpin dan mengatur organisasi, selain itu juga, dapat meningkatkan rasa nasionalisme para pemuda yang dikhawatirkan terus menurun.” Ucap Riono.

Riono berpesan sekaligus berharap, agar generasi penerus bangsa dapat menciptakan misi besar dalam memajukan potensi dan kreatifitas anak muda, khususnya di Kota Tanjungpinang. “ Miliki komitmen yang kuat, bahwa generasi muda dapat berpacu mengembangkan kualitas diri untuk memajukan Kota Tanjungpinang “. Tegasnya.

Sementara itu, Drs. H. Refenis. M, Panitia pelaksana kegiatan ini melaporkan, kegiatan ini dilaksanakan agar peserta mampu dan mengindentifikasi kemampuan kepemimpinan pada dirinya sendiri, disamping itu juga mampu bekerja dan mengembangkan tim kerjanya dan menghargai bahwa pemimpin mempunyai keahlian yang berbeda.

Selain itu juga, peserta diharapkan mampu berkomunikasi dan mengkomsumsikan ide-idenya sejara jelas, sehingga dapat menyusun agenda-agenda bersama masyarakat secara partisipatif.” Ujarnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai tanggal, 23 s.d 26 September 2014, dan diikuti sebanyak 100 orang peserta yang terdiri dari Mahasiswa, Pelajar dan Organisasi Kepemudaan. Para peserta akan diberikan materi dari narasumber yang berasal dari Kemenpora, psikolong pusat serta motivator pemuda. Kegiatan juga akan diisi dengan Outbound dengan program pelatihan dinamika kelompok. (djo)