Pemprov dan LAM Kepri Gelar Prosesi Adat Sambut Gelar Pahlawan Nasional

Penyambutan Plakat Gelar Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Riayat Syah Oleh Gubernur Kepri, Sekdaprov, Bupati Lingga, tokoh adat, serta pengurus LAM Kepri.

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Tengku Husin Ibni Tengku Muhammad Saleh, zuriat sekaligus ahli waris yang menerima plakat Gelar Pahlawan Nasional, Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) sudah tiba di Kepri, Sabtu(11/11).

Kedatangan disambut masyarakat Kepri. Hadir bersama rombongan Gubernur Kepri, Sekdaprov, Bupati Lingga, tokoh adat, serta pengurus LAM Kepri.

Prosesi adat yang ditaja oleh LAM Kepri dipimpin langsung oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun di Gedung Daerah.

Ditempat terpisah, dimintai pendapatnya tentang apa saja manfaat dari Gelar Pahlawan Nasional SMRS. Budayawan Melayu, Datok Dr.Abdul Malik mengatakan bahwa banyak manfaat yang di dapat oleh Kabupaten Lingga. “Minimal ada 5 (lima) manfaat secara nyata khususnya untuk Kabupaten Lingga.Pertama, Lingga kembali dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Pasalnya, ada tokoh hebat dari Lingga yang pernah berjuang melawan penjajah untuk mewujudkan kemerdekaan bangsa,” kata Budayawan yang ikut terlibat dalam Tim penyusun naskah usulan SMRS ini.

“Kedua, bagi masyarakat dan pemkab Lingga, pengakuan secara Nasional itu akan memacu semangat untuk membangun Lingga secara optimal. Seyogianya tersemat azam, Sultan Mahmud Riayat Syah mampu berbuat secara optimal utk memajukan Lingga-Riau-Johor-Pahang. Kita yang hidup pada masa ini pun harus mampu berbuat yang sama atau lebih lagi untuk memajukan tanah kelahiran,” sambung Malik.

“Ketiga, semangat masyarakat dan Pemkab Lingga akan dicontohi oleh daerah lain dalam memperjuangkan tokohnya menjadi tokoh nasional. Dengan demikian, masyarakat dan pemerintah kab/kota yang lain akan menaruh hormat kepada Lingga,” tambahnya lagi.

“Keempat, kita boleh berbangga bahwa kita yang hidup pada masa ini adalah keturunan tokoh hebat yang pernah hidup pada masa lalu. Ketauladanan dan kejuangan Allahyarham memacu semangat generasi masa kini untuk berbuat dan bertindak yang terbaik untuk Lingga,” papar Dekan UMRAH.

“Kelima, jika dikemas dengan baik, Lingga akan menjadi tempat tujuan wisata yang menarik banyak pelancong. Pasalnya, mereka ingin menyaksikan secara langsung makam Allahyarham dan tinggalan bersejarah yang pernah Baginda lakukan pada masa lalu,” ujar Malik.

Walau ditengah hujan lebat, prosesi adat tetap berlangsung dan masyarakat Kepri penuh semangat menyambut rahmat Allah ini. (*)
Sumber : Humas LAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *