Pemko Pariaman, Raih Juara Terbaik III Pada AMH 2017

Kadis Kominfo Kota Pariaman, Nazifah (tengah) didampingi Kabid IKP Diskominfo, Evi Irma menyerahkan Piala Terbaik III AMH 2017 pada Walikota H. Mukhlis Rahman (kiri) diruang kerjanya.

KOTA PARIAMAN, Kepritoday.com – Pemerintah Kota Pariaman merupakan satu-satunya utusan kota/kabupaten di Sumatera yang mengukir prestasi di malam puncak Anugerah Media Humas (AMH) dengan menyabet Terbaik III AMH 2017 kategori Siaran Pers/Pemberitaan, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI dan Bakohumas RI, bertempat di Novotel Palembang.

Untuk AMH 2017 Kategori Siaran Pers/Pemberitaan, Terbaik I diraih oleh Kota Bandung dan Terbaik II direbut oleh Provinsi Jawa Barat.

Penghargaan ini diterima oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (Kabid IKP) Dinas Kominfo Kota Pariaman, Evi Irma dari salah satu Dewan Juri Kemenkominfo RI yang memberikan penilaian dalam AMH 2017.
Sebanyak 167 provinsi/kabupaten/kota yang bersaing dalam ajang tahunan yang dihelat oleh Kemenkominfo RI dan Bakohumas RI, tahun 2017 ini, Kota Pariaman menjadi satu-satunya kota/kabupaten di Sumatera yang berhasil menyabet Terbaik III menyisihkan kota/kabupaten lainya yang ada di Indonesia.

Walikota Pariaman, H. Mukhlis Rahman mengatakan ucapan terimakasih kepada jajaran Dinas Kominfo Kota Pariaman yang telah bekerja dengan maksimal sehingga memperoleh predikat terbaik di Indonesia, ujarnya ketika menerima penghargaan ini dari Kadis Kominfo Kota Pariaman, Nazifah dan Kabid IKP Diskominfo Kota Pariaman, Evi Irma diruang kerjanya.

“Semoga masyarakat dapat mendapatkan feedback atau umpan balik dari kebijakan yang kita keluarkan sehingga pemberitaan dan program serta kegiatan yang kita laksanakan, betul-betul bersentuhan langsung dengan mereka dan bersifat informatif”, tuturnya.

Mukhlis Rahman juga menyebutkan dengan adanya pemberitaan ini, akan mewujudkan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat Kota Pariaman.
“Diharapkan¬† melalui pemberitaan yang kita publikasikan, masyarakat pro aktif untuk memberikan kritikan yang kontruktif, sehingga tingkat kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjalankan pembangunan yang pemerintah lakukan, dapat kita kawal bersama”, tutupnya. (Dodoyx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *