Pembangunan Asrama Haji Sumatera Barat Kembali Dianggarkan sebesar Rp.48 miliar

Bupati H. Ali Mukhni (kiri) ketika menghadiri wirid bulanan di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padangpariaman.

PADANGPARIAMAN, Kepritoday.com – Bupati Padangpariaman, H. Ali Mukhni, Jumat (6/7), menghadiri wirid bulanan di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat.

Pada kesempatan tersebut, ia menghimbau ASN Padangpariaman untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bagi yang sudah sarjana, lanjut sekolah untuk mengambil S-2 dan apabila sudah tamat S-2 lanjutkan ke program doktoral.

“Jika 50% saja Kepala OPD yang doktor, tentu saya bupati, wakil bupati dan sekda akan mudah bekerja karena dikelilingi orang yang cerdas,” katanya.

H. Ali Mukhni juga menyampaikan kelanjutan pembangunan Asrama Haji yang telah dimulai sejak dua minggu lalu. Diketahui pembangunan sempat terhenti karena tidak adanya penganggaran.

Namun, jelasnya, berkat kebersamaan antara Kementerian Agama, Pemprov Sumbar, Pemkab Padangpariaman dan Legislatif pusat hingga daerah maka dianggarkan kembali pada tahun 2018 sebesar Rp.48 miliar.

“Alhamdulillah, saat ini pekerjaan asrama haji telah dimulai, tukang sudah bekerja. Kita ucapkan terima kasih kepada stakeholder dan masyarakat yang mendukung pembangunan,” imbuhnya.

H. Ali Mukhni mengatakan Asrama Haji dibangun di atas tanah seluas 10 hektare berada di Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai. Ia punya obsesi menjadikan Asrama Haji Sumatera Barat menjadi yang termegah di Pulau Sumatera.

“Asrama haji ini nantinya akan digunakan oleh tiga propinsi yaitu Sumbar,
Jambi dan Bengkulu. Insya Allah menjadi yang termegah dan membanggakan Ranah Minang,” kata kandidat terkuat Gubernur Sumbar 2020 itu.

H. Ali Mukhni menuturkan, kontribusi Padangpariaman terhadap pembangunan asrama haji yaitu pembangunan gerbang pintu masuk dan pembebasan lahan. Ia mengaku sedang mendesain gerbang tersebut bercirikhas Minang. Selain itu pihaknya juga mengajukan dana Rp.20 miliar untuk pembebasan akses jalan masuk asrama haji, MAN Insan Cendikia dan lainnya.

“Mohon doa seluruh waga Padangpariaman, baik yang di ranah dan rantau untuk realisasi pembangunan asrama haji. Pembangunan ini juga nantinya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” ujar Peraih Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI itu.

Wirid tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kankemenag Padangpariaman, H. Helmi dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Padangpariaman serta ASN Pemda dan Kemenag Padangpariaman dengan penceramah Ilyas Tk. Bagindo. (Mudawar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top