Pejabat dan Staf Pemko Tanjungpinang Dapat memberikan Contoh Dalam Membayar Pajak

wako1

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah,SH menyerahkan Hadiah Kepada Kelurahan Terbaik Dalam membayar Pajak

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com : Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tanjungpinang, menggelar Pencanangan Pekan Panutan Pembayaran PBB bagi PNS dan Honorer di Lingkungan Pemko Tanjungpinang, yang dibuka secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, Rabu (23/4), di halaman kantor DPPKAD Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat di lingkungan Pemko Tanjungpinang beserta para staf yang akan membayar pajak.

Darmanto, Kepala DPPKAD Kota Tanjungpinang, tahun 2014 Pemko Tanjungpinang sudah bekerjasama dengan Bank BTN dan PT. Pos Indonesia dalam pembayaran pajak. Hal ini, lebih lanjut dikatakan Darmanto, untuk memberikan pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar pajak. Oleh karena itu, PNS dan Honorer di lingkungan Pemko Tanjungpinang serta para stakeholder Pemko menjadi sasaran utama dalam kegiatan ini, dengan demikian dapat memberi contoh bagi masyarakat yang lain untuk melakukan hal yang sama. Ujarnya.

“Sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat, PNS dan Honorer sudah sepantasnya juga bisa menjadi panutan yang baik bagi masyarakat, salah satunya dalam membayar pajak.”

Menurut Lis, sektor pajak masih tetap menempati urutan pertama sumber Pendapatan asli Daerah (PAD) Kota Tanjungpinang mengingat Kota Tanjungpinang bukanlah daerah penghasil. Di Indonesia secara umumnya, income terbesar juga berasal dari sektor pajak. Oleh karena itu, Lis kembali mengingatkan agar masyarakat mau membayar pajak mengingat membayar pajak merupakan kewajiban bagi seluruh warga Negara Indonesia.

Untuk mendorong masyarakat agar sadar dan taat pajak, Lis juga menghimbau kepada dinas terkait bersama Camat dan Lurah agar rajin-rajin melakukan sosialisasi tentang pembayaran pajak yang sudah dapat dilakukan di kantor pos terdekat. Selain itu, birokrasi dalam pembayaran pajak terhutang memang sudah seharusnya dievaluasi kembali demi untuk mempermudah masyarakat dalam melunasi pajaknya.

Lebih lanjut  Lis mengatakan, peningkatan realisasi penerimaan PBB sektor perkotaan tahun 2013 mengalami peningkatan dibanding tahun 2012 sebanyak Rp. 3 milyar. Tahun 2014 tentunya diharapkan juga mengalami peningkatan mengingat ada sebanyak 77.422 objek pajak yang sudah ditetapkan.

Dalam kesempatan itu, diumumkan pula 3 kelurahan terbaik dan mendapatkan reward dalam hal pemungutan dan pembayaran PBB. Juara 1, 2, dan 3 masing-masing diraih oleh Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kelurahan Tanjung Unggat, dan Kelurahan Kemboja.

Lis juga mengingatkan, predikat kelurahan terbaik yang diraih oleh ketiga kelurahan tersebut juga harus dievaluasi, karena menurut Lis kelurahan bisa meraih predikat sebagai kelurahan terbaik dalam pembayaran dan pemungutan PBB tentunya tak lepas dari peran masyarakatnya yang aktif dalam membayar pajak. “Selain kelurahannya yang dapat reward, masyarakatnya yang aktif membayar pajak juga patut mendapat reward.” Tuturnya. (djo/hum)

Top