Pasundan Batam Kepri Gelar Botram Terpanjang Dengan Peserta Terbanyak

Tira Sanjaya Ketua Umum Paguyuban Pasundan Kota Batam saat memberikan sambutan di acara halal bihalal di pantai Marina Tanjung Riau Batam.

BATAM, Kepritoday.com – Paguyuban Pasundan (PP) Batam Kepri dalam enevt halal bi halal pada hari Minggu (16/07) di pantai Marina Tanjung Riau,juga menggelar botram terpanjang hingga 130 (seratus tiga puluh meter) lebih dengan peserta terbanyak yakni 550 (lima ratus lima puluh) orang. Adapun tema di acara halal bi halal ini yaitu “Balakecrakan di Marina,Hayu Urang Botram,Sunda Guyub,Sunda Maju dan Sejahtera”

Dalam kegiatan halal bi halal ini Paguyuban Pasundan Sektor Batu Aji Batam sebagai panitia pelaksana kegiatannya

Acara diawali dengan sambutan-sambutan yang pandu pembawa acara oleh Amananto. Sambutan panitia pelaksana dilanjutkan sambutan oleh Ketua Umum PP Kota Batam Tira Sanjaya menyampaikan bahwa kegiatan halal bi halal ini merupakan ajang silaturahami warga pasundan yang ada di kota Batam khususnya dan Kepri pada umumnya. Tira juga menyampaikan laporan kegiatan selama satu tahun pasundan yang di pimpinnya.

“Kegiatan-kegiatan yang sudah kita laksanakan diantanya yaitu kegiatan sunatan massal,peresmian padepokan pasundan di Batam kota,pertandingan futsal yang diprakarsai oleh PP sektor Batu Aji,”kata Tira.

“Selain itu,kegiatan lain yang kita laksanakan pada bulan suci ramadhan kemarin yaitu buka puasa bersama,dan hari ini (16/07) yaitu halal bi halal nya,sedangkan untuk kegiatan bulanan adalah silaturahmi sektor per sektor.”terangnya.

Botram (b.sunda) salah satu tradisi budaya sunda berupa makan bersama, nasi serta lauk pauknya dibawa dari rumah masing-masing.

Dikesempatan halal bi halal pasundan tersebut dilanjutkan dengan tausiyah singkat dan diteruskan dengan acara sholat Dzuhur berjamaah.

Disela-sela acara halal bi halal paguyuban pasundan Batam Kepri dilaksanakan juga penggalangan dana untuk salah seorang anak dari warga pasundan yang sedang di rawat inap di RSUD Embun Fatimah Batu Aji.

Kegiatan halal bi halal ini juga diisi dengan game,permainan untuk anak-anak,dan dihibur oleh kesenian khas Jawa Barat yaitu calung dan kecapian. (Oscar,Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *