Mook Sooi Wah : Jaga Iklim Investasi Jangan Sampai Hambat Investasi

GM.Batamindo Mook Sooi Wah, didampingi Chif Security Batamindo,Budi Purnomo, saat memberikan keterangan persnya setelah upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke 72.

BATAM, Kepritoday.com – Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 72 di kawasan industri Batamindo berjalan dengan lancar dan tertib,yang bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Kombes Pol.Yerry Oskag Sik. Dirpamobvit Polda Kepri dan komandan upacara AKP. Chrisman Panjaitan SE.MH.

Peserta upacara bendera HUT RI ke 72 ini yaitu Yonmar SBY X Setokoh,Yonif Raider 136/TS, Polresta Barelang,Security Batamindo dan perwakilan-perwakilan karyawan yang ada dikawasan Batamindo dan tenant-tenant serta tamu undangan lainnya. Adapun motto HUT RI ke 72 ini adalah “Dirhagayu Negeri ku,Jayalah Bangsaku”.

Setelah selesai upacara kegiatan berikutnya yaitu penyerahan cinderamata kepada Inspektur Upacara, penyerahan piala annual games Batamindo, Display marching Band dari SMK Kartini Batam dan dilanjutkan ramah tamah.

“Batamindo setiap tahun kita adakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia,”kata Mook Sooi Wah selaku General Manager Batamindo Investment Cakrawala (BIC) Muka Kuning Batam,saat dijumpai awak media setelah apel bendera,Kamis (17/08/2017).

“Kegiatan ini dihadiri oleh karyawan-karyawan serta tenant-tenant yang ada di kawasan industri Batamindo,”kata Mook

Saat di tanya tentang perekonomian,Mook menjelaskan bahwa,”Kalau dari ekonomi dunia saat ini kita ketahui lagi lesu bukan saja batam. Batam memang hanya 1,5 persen pertumbuhannya, banyak yang harus dikerjakan dari semua publik kita kerjasama,”

“Batam memang di design buat eksport yang penting kita kerjasama,jaga iklim investasi jangan sampai hambat investasi,”jelasnya.

“Batamindo selaku park operator kita bekerja sama dengan pemerintah,kita juga kasih masukan apa yang diinginkan sehingga investor rasa kondusif,”lanjut Mook.

“Saya juga berharap jangan lah investor yang sudah bekerjasama dengan kita terus pindah atau hengkang,yang pertama kita pertahankan yang sudah ada disini. Yang kedua,setelah mereka tenant-tenant yang ada di tempat kita tentunya mereka juga memberikan informasi kepada rekanan mereka untuk datang dan membuka pabriknya di Batamindo ini.”kata Mook menutup pembicaraan. (Andri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top