MNSBDI Gelar Doa Bersama Kerukunan Bangsa di Radison Golf And Convention Center

1.700 peserta se Indonesia Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia saat doa bersama di Radisson Golf and Convention Center Batam.

BATAM, Kepritoday.com – Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) pada hari Jumat (06/10/2017) menggelar kegiatan Doa Bersama Untuk Kerukunan Bangsa dengan dihadiri oleh 1.700 peserta dari seluruh Indonesia,bertempat di Radisson Golf and Convention Center Batam.

Turut hadir Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin sekaligus membuka acara doa bersama untuk kerukunan bangsa tersebut.

Pelaksanaan Doa Kerukunan Bangsa juga tampak dihadiri oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Walikota Batam, Ketua DPRD Kepri, Danrem dan Kapolda Kepri.

Aiko Senosoenoto, selaku Ketua Umum MNSBDI menyatakan, Doa Kerukunan Untuk Bangsa tersebut dilakukan sebagai wujud nyata rasa terima kasih atas terciptanya kerukunan dan rasa saling menghargai yang ada pada warga Indonesia.

Aiko berharap dengan terlaksananya Doa Kerukunan Bangsa ini umat Buddha Indonesia mampu berkembang dengan baik dan memiliki rasa cinta tanah air serta saling bergandengan bekerja demi keutuhan dan kesejahteraan bangsa.

“Dengan diadakannya Doa Kerukunan Bangsa ini, mudah-mudahan masyarakat kita senantiasa memperoleh kesadaran yang tinggi, saling memberi semangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Semoga para pemimpin mementingkan kepentingan negara dibanding kepentingan pribadi sehingga tercipta negara yang rukun dan makmur,” kata Aiko.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, dengan kegiatan Doa Bersama ini mudah-mudahan bangsa kita diberi kesadaran dan kerukunan antar umat beragama tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama dan lain sebagainya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menuturkan rasa terima kasih kepada seluruh umat Buddha Indonesia yang telah ikut serta menjaga dan merawat kerukunan bangsa.

“Tuhan menciptakan keragaman untuk saling menyatu, merawat dan menjaga bangsa,” tutur Lukman.

Ia menegaskan bahwa esensi agama pada hakikatnya menyatukan perbedaan, menciptakan kerukunan dan saling menghargai antar umat beragama. (*)

Sumber : IWO Kepri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *