Menko Perekonomian & Menpan RB Optimis Target 7% Perekonomian Batam Tercapai

Menko Perekonomian,Menpan RB dan Kepala BP Batam saat di gedung Bida Marketing BP Batam dalam kunjungan kerjanya seusai membuka acara International BP Batam Bridge Marathon 2017.

BATAM, Kepritoday.com – Pemerintah Pusat menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kawasan Batam.  Batam sebagai lokasi yang sangat strategis dan potensial, diyakini mampu tumbuh kembali menjadi daerah yang menarik dengan suatu gebrakan atau konsep yang tepat untuk mengatasi kondisi perekonomian Batam.

Hal ini disampaikan Menko Perekonomian Darmin Nasution saat melakukan kunjungan ke kantor BP Batam bersama Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara Asman Abnur pada hari minggu pagi (10/11) seusai membuka acara internasional BP Batam Barelang Bridge Marathon 2017.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, Batam Rempang dan Galang adalah suatu konsep pengembangan yang berkesinambungan dan harus dibuat dengan masterplan yang ketat. Batam yang didirikan sebagai daerah industri, mau tidak mau harus membuat terobosan.

Selain berupaya untuk mengembangkan industri yang sudah ada, Darmin mengatakan bahwa Batam harus membuka peluang baru dengan mengembangkan sejumlah sektor industri lain seperti industri kreatif, e-commerce, industri migas, industri jasa kargo dan MRO (Maintanance Repair and Overhaul), serta yang paling utama adalah mengembangkan konsep potensial pelabuhan yang telah dimiliki seperti Pelabuhan Batu Ampar dan Tanjung Sauh.

Menko Darmin dan Menpan RB Asman Abnur optimis dengan konsep dan terobosan yang tepat serta kerja keras pimpinan BP Batam dibawah Lukita akan menjadi sinergi yang positif untuk mencapai perekonomian Batam tumbuh 7 %. Ditambah lagi dengan keberadaan Mall Pelayanan Publik Batam yang akan menjadi stimulus bagi kepastian berinvestasi di Batam dengan upaya memangkas perizinan yang lama dan berbelit-belit, akan memberikan kenyamanan pada investor untuk kembali berbondong-bondong melakukan investasi di Batam.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo juga mengatakan bahwa Batam, adalah satu-satunya kawasan yang memiliki konsep bandara dan pelabuhan yang berdekatan, hal ini menjadi kelebihan Batam selain bandara yang memiliki landasan pacu terpanjang.

“Dengan membuat konsep yang tepat atau terobosan yang besar maka kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk konsep pengembangan Batam sebagai Pusat Logistik kedepan. Pengembangan Batam sebagai pusat logistic ini akan menjadi program prioritas BP Batam,”ungkapnya.

“Selain itu, Batam juga memiliki zona potensi lain yang bisa diunggulkan dan menjadi multiplier effect bagi peningkatan kinerja ekonomi Batam, seperti sektor pariwisata,”kata Lukita,Minggu (10/12/2017).

“Untuk menggenjot meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara datang ke Batam, maka BP Batam terus melakukan upaya membangkitkan sektor pariwisata Batam dengan menunjukkan pesona Batam kepada dunia internasional melalui beragam acara besar yang diikuti peserta dari berbagai negara-negara besar tidak hanya di Asia, namun hingga ke Eropa dan Amerika,”jelasnya.

“Seperti diketahui hari ini (10/12) BP Batam Barelang Bridge Marathon 2017 sukses diikuti sekitar 1.200 peserta dari 19 negara seperti Asia, Eropa dan Amerika yang melaksanakan marathon di kawasan jembatan Barelang yang merupakan ikon Batam,”tambahnya.

Acara besar lainnya juga secara marathon telah dirancang BP Batam guna meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Batam. Seperti BP Batam South East Asia Fashion and Culture Carnaval 2017 dan Batam Badminton Open Championship 2017.

Usai kunjungan yang berlangsung selama satu jam di Ruang Presentasi Marketing Center BP Batam ini, Menko Darmin dan Menpan RB Asman Abnur mengunjungi Mall Pelayanan Publik (MPP) yang berada di Gedung Sumatera Promotion Center. (*)

Sumber : Humas BP Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *