Kualitas Pendidikan Ditentukan Oleh Guru Dan Kurikulum Yang Berkualitas

M NUH

Muhammad Nuh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

JAKARTA, Kepritoday.com : Muhammad Nuh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi implementasi kurikulum 2013 yang dilakukan terbatas dan bertahap tahun lalu, diketahui ada banyak kekurangan. Setelah dievaluasi, kekurangan itu disebabkan banyaknya tahap yang harus dilalui sampai kurikulum tersebut benar-benar diterapkan pada peserta didik.

Muhammad Nuh, menjelaskan pencapaian kualitas yang baik dalam sistem pendidikan bergantung pada tiga hal yaitu: pendidik, kurikulum, dan sarana. Ketiga hal tersebut sudah semestinya ditingkatkan bersama-sama untuk mencapai pendidikan yang bermutu.

“Untuk meningkatkan kualitas guru, berbagai kebijakan telah dijalankan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, pada acara workshop di Universitas Terbuka, Tangerang Selatan.

Mendikbud menyebutkan, jumlah guru saat ini ada 2,9 juta orang. Jumlah tersebut, belum semuanya memiliki kualifikasi yang memadai.

Mantan Rektor Istitut Teknologi Suarabaya (ITS) mengibaratkan 2,9 juta guru seperti tandon air, orang menilai tandon airnya keruh.

Lebih lanjut Mendikbud menjelaskan, untuk meningkatkan kualitas guru yang diibaratkan tandon air tadi, tandonnya diisi dengan oksigen dan diaduk. Oksigen menjadi simbol dari pelatihan-pelatihan guru. Kemudian, disamping guru yang sudah ada diberi pelatihan, para calon guru dipastikan memiliki kompetensi yang mumpuni. Menurut Muhammad Nuh, ada sekitar 33 ribu guru yang pensiun setiap tahunnya.

“Guru yang sudah ada kita tingkatkan kualitasnya, guru baru (suplai) dipastikan airnya jernih,” ujar Mendikbud

Untuk memastikan calon guru memiliki kompetensi unggul, LPTK tak luput dari penataan dan reformasi. Guru yang berkualitas perlu didukung kurikulum yang mampu menjawab tantangan zaman.

Dalam rancangannya kurikulum 2013 tidak lepas dari tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam Undang – Undang  Sistim Pendidikan Nasional. Yang berbunyi “… untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara, yang demokratis, serta bertanggung jawab.”

“Tujuan inilah yang kami turunkan secara sistematis. Pertama sikap, kedua pengetahuan (berilmu), ketiga, keterampilan (cakap dan kreatif),” ujar Muhammad Nuh. (indra/kemendiknas)

Top