KUA V Kotim Adakan Khatam Alquran dan Wisuda Iqra

Kepala Subbag TU Kankemenag Padangpariaman, H. Syafrizal, S.Ag (dua dari kiri atas) berpose bersama peserta Khatam Alquran dan Wisuda Iqra di Los Pasar Kudu, Nagari Kudu Gantiang.

PADANGPARIAMAN, Kepritoday. com – Khatam bukan berarti berakhirnya membaca Alquran namun khatam adalah tandanya seseorang sudah bisa membaca Alquran.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padangpariaman, H. Syafrizal, S.Ag, Tk. Sidi Sati, Minggu (27/4) ketika menyampaikan sambutannya pada kegiatan Khatam Alquran dan Wisuda Iqra di Los Pasar Kudu, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat.

“Untuk seterusnya, kita jadikan membaca Alquran sebagai kebutuhan,” kata H. Syafrizal yang mewakili Kakan Kemenag tersebut.

Ia juga berpesan pada orang tua agar memotivasi anak untuk terus membaca Alquran karena rumah yang bercahaya adalah rumah yang penghuninya selalu membaca Alquran.

“Mari kita motivasi anak-anak untuk terus membaca Alquran karena rumah yang bercahaya itu adalah rumah yg penghuninya selalu membaca Alquran”, terang mantan Kasi PD & PP itu.

Sementara itu, Camat V Koto Timur, Arlis, S.Sos dalam sambutanya mengajak masyarakat mempedomani Alquran dan Hadis dalam kehidupan sehari-sehari karena keduanya sebagai petunjuk bagi umat muslim. Ia juga mengajak masyarakat V Koto Timur agar menjadikan membaca Alquran sebagai kebutuhan untuk berdialog dengan Allah SWT.

“Supaya selamat dunia akhirat, jadikan Alquran dan Hadis sebagai pedoman karena dialah sebagai petunjuk bagi umat muslim. Dengan membaca Alquran kita berdialog dengan Sang Pencipta”, kata Arlis.

Disela-sela kegiatan khatam, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan V Koto Timur, H. Joni Syuryaman, S.HI, MA pada wartawan mengatakan, seluruh peserta dapat menjadikan kitab suci Alquran sebagai benteng diri dalam menghadapi arus globalisasi yang bisa mengikis moral generasi muda.

“Peserta agar dapat menjadikan Alquran sebagai benteng diri terhadap pengaruh arus globalisasi. Bacalah dan pahamilah Alquran, insya allah akan membawa kebaikan dalam kehidupan sehari-sehari”, ungkap mantan Plt Kepala KUA Sei. Geringging tersebut.

Sementara itu, panitia pelaksana, Padri Islami, S.HI mengatakan, kegiatan khatam Alquran dan wisuda iqra tahun 2019 diikuti 202 orang peserta yang terdiri dari TPQ/TPSQ se-Kecamatan V Koto Timur dengan tema cinta Alquran, taat beribadah dan berakhlak mulia demi masa depan yang diridhai ilahi. (Mudawar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top