KEMBALI KE SEKOLAH KEBUTUHAN BERTAMBAH ? YUK IKUTI TIPS DI BAWAH INI

Gambaran perencanaan keuangan untuk anda.

BATAM, Kepritoday.com – Setiap orang tua pasti memiliki impian untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya Bagi para orang tua, memasuki tahun ajaran baru berarti ada sejumlah biaya yang perlu disiapkan, baik biaya bulanan, semesteran, maupun uang pangkal sekolah bagi anak yang memasuki jenjang pendidikan baru di sekolah swasta.

Untuk mencapai tujuan keuangan, kamu perlu merencanakannya. Nyatanya dalam sebuah keluarga, bukan hanya orang tua yang perlu membuat rencana keuangan. Seluruh anggota keluarga perlu merencanakan keuangannya karena masing-masing pasti memiliki impian yang berbeda, termasuk anak.

Sebagai contoh, untuk keperluan menyambut tahun ajaran baru, anak sekolah identik dengan berbagai perlengkapan sekolah yang baru. Selain keperluan wajib untuk sekolah, seperti buku ajar, alat tulis, tas atau sepatu, setiap anak tentu juga menginginkan perlengkapan sekolah impiannya..

Untuk mencapai sutu tujuan keuangan, kamu membutuhkan perencanaan keuangan. Pada dasarnya, sekecil apapun sebuah tujuan, akan menjadi lebih mudah untuk dicapai bila direncanakan dengan baik.

Lalu bagaimana sih, cara merencanakan keuangan dengan baik?

Nah, kunci utama mencapai keinginan ialah usaha yang sungguh-sungguh dalam menjalankan rencana keuangan yang telah disusun. Jangan mudah tergoda dengan keinginan yang bukan merupakan prioritas dan di luar rencana keuanganmu, lalu ikuti tahapan merencanakan keuangan ini:

Pertama, kamu perlu memastikan bahwa keuanganmu sudah sehat. Uang yang masuk harus lebih besar daripada uang yang keluar. Biasakan untuk mengalokasikan sebagian pendapatan untuk simpanan, baik itu dalam bentuk tabungan melalui bank/ agen laku pandai di sekitar kamu, ataupun dalam bentuk tabungan emas.

Kedua, kamu perlu mengalokasikan/ menyusun rencana pengeluaranmu. Sebaiknya rencana pengeluaran disusun sebelum menerima pendapatan di periode berikutnya. Menyusun rencana pengeluaran akan membantu kamu menentukan prioritas kebutuhan sehingga pada bulan berikutnya tidak semua kebutuhan dianggap sebagai prioritas, serta mempermudah kamu dalam mencapai impianmu.

Ketiga, biasakan mencatat dan memperhatikan setiap nominal penghasilan/ uang yang diperoleh, dana yang dialokasikan untuk disimpan/ ditabung, pengeluaran rutin dan tidak rutin serta berapa sisa yang akan dibelanjakan. Dengan mencatat pengeluaran, kamu dapat lebih selektif lagi saat membelanjakan uang, yang pada akhirnya dapat menambah tabunganmu.

Sayangnya, pengeluaran kadang tetap tak terkendali meskipun anggaran telah tersusun. Hal tersebut bisa terjadi karena kamu tidak mengendalikannya.

Bagi kamu yang belum terbiasa menyusun anggaran sehingga merasa kesulitan untuk mengendalikannya, ini beberapa tips bermanfaat untuk kamu:

1.Buat anggaran yang jelas, tuliskan jenis anggaran dan perkiraan jumlah dana yang kamu butuhkan. Misalnya, sebagai pelajar kamu membutuhkan Rp50.000,- setiap minggunya. Nah untuk Ibu Rumah Tangga, akan lebih mudah dalam menyusun anggaran jika jumlah dana tersebut dibuat pula dalam bentuk persen. Misalnya, setiap bulannya dibutuhkan 5% dari gaji suami yang diterima untuk membayar air dan listrik.

2.Tempatkan dana yang sesuai dengan anggaran tersebut dalam amplop-amplop yang terpisah, lalu tuliskan tujuan dana pada setiap amplop. Jangan mengambil dana bila tidak sesuai dengan tujuan yang tertera. Bila perlu, buat rekening terpisah untuk menabung dengan kartu ATM yang memiliki batas penarikan kecil dan tidak dibawa di dompet melainkan disimpan saja di tempat yang aman. Hal ini membantu kamu untuk lebih disiplin dalam mengelola keuanganmu.

3.Hidup sederhana adalah awal dari kesejahteraan. Daripada makan di restoran mahal dengan teman-teman, lebih baik makan di rumah untuk mengehemat anggaran. Selain itu, kamu juga mempererat hubunganmu dengan keluarga, lho!

4.Jangan tergesa-gesa membeli barang yang tidak kamu butuhkan. Hindari membeli barang hanya karena terbawa iming-iming iklan, atau karena tergiur dengan penawaran diskon yang besar. Padahal, bisa saja setelah dibeli, barang tersebut hanya akan dibiarkan tergeletak di kamarmu. Ingat: “Murah belum tentu butuh”.

5.Kamu tidak perlu khawatir dengan kata orang lain dan mementingkan gengsi. Misalnya, sebagai ibu rumah tangga, kamu memaksakan untuk membeli tas bermerek karena semua teman di komplek sudah memilikinya. Harga tas tersebut setara dengan kebutuhan makan keluargamu selama sebulan, padahal kamu juga tidak akan menggunakannya setiap hari.

Tampil menarik tidak harus mahal, kan? Lebih baik kamu memilih barang berkualitas yang harganya lebih terjangkau dan lebih berguna untuk aktivitasmu. Lagipula, jika kamu mampu hidup sejahtera di masa depan, kamu juga kok yang akan menikmati.

Yuk, mulai terapkan tips-tips di atas agar kamu semakin dekat dengan impianmu dan keluargamu! #SikapiUangmu dengan bijak, cerdas mengelola masa depan sejahtera. (Tri/Oscar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *