Kanwil Kemenag Gelar Kegiatan PPMD Ke-6 Tingkat Provinsi Sumbar

Kakanwil Kemenag Sumbar, Drs. H. Salman, MM dan rombongan disambut pakai siriah dalam carano pada kegiatan PPMD ke-6 tahun 2017 di INS Kayu Tanam

PADANG PARIAMAN, Kepritroday.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Perkemahan Pramuka Madrasah Daerah (PPMD) ke-6 tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017 di Bumi Perkemahan Pramuka Indonesisch Nederlansche School (INS) Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Salman, MM.

PPMD ke-6 dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 2-5 Maret 2017 dengan tema “Dengan Perkemahan Pramuka Madrasah Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017, Kita Wujudkan Siswa Madrasah Yang Berkarakter dan Berakhlakul Karimah Untuk Madrasah Lebih Baik Lebih Baik Madrasah, Bersih dan Melayani”.

Sedangkan motto yang diangkat yaitu Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan dan Ikhlas Beramal dengan Iman dan Taqwa yang akan memperlombakan tari kreasi tematik Islami, pengibaran bendera dan PBB, penjelajahan, tahfiz, pionering rumah adat Minangkabau, bercerita dengan bahasa inggris, film pendek dan kewirausahaan dan kehidupan di perkemahan dengan jumlah peserta dan pendamping yang mengikuti kegiatan ini lebih kurang 800 orang.

“Kemenag Sumbar mempunyai komitmen dan perhatian yang besar untuk ikut berpartisipasi dalam membentuk kepribadian generasi muda yang berkarakter melalui kegiatan kepramukaan. Pramuka selaku penyelenggara pendidikan kepramukaan mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda sehingga memiliki pengendalian diri dan kecakapan hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global,” kata H. Salman dalam sambutanya.

Ia juga mengatakan, tujuan yang diinginkan adalah meningkatkan keterampilan dan ilmu pengetahuan bagi Pramuka Penggalang (MTs) dan Pramuka Penegak (MA), memupuk rasa persaudaraan dan Imtaq, memupuk rasa cinta tanah air dan mengembangkan kreatifitas siswa.
Menurutnya, perkembangan madrasah di Sumatera Barat dalam kurun waktu terakhir cukup pesat.

Hal ini dibuktikan dengan berdirinya MAN Insan Cendekia di Sintuk, Kabupaten Padang Pariaman, Revitalisasi ex. MAN PK (Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan) dan membuka program MAK (Madrasah Aliyah Kejuruan) di MAN 1 Bukittinggi dan MAN 2 Payakumbuh.

Ditempat yang sama, Bupati Padang Pariaman yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Idarussalam mengatakan, Pemkab Padang Pariaman telah mengupayakan secara maksimal untuk pengembangan potensi tenaga pendidik dan peserta didik baik akademik maupun non akademik, terutama di bidang potensi non akademik siswa dengan tetap menjadikan kegiatan kepramukaan menjadi prioritas untuk membentuk kepribadiaan siswa.

Menurutnya, gerakan pramuka yang diresmikan berdirinya pada tanggal 14 Agustus 1961 silam merupakan kesinambungan gerakan kepanduan nasional Indonesia yang bertujuan menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi yang dapat menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa, bertanggung jawab serta mampu mengisi kemerdekaan Indonesia.

“Harapan kita adalah dengan kegiatan Perkemahan Pramuka ini dijadikan suatu proses pendidikan karakter bagi peserta didik, pembentukan kepribadiaan yang baik, menjadi manusia yang mandiri, bertanggung jawab, mempunyai akhlakul karimah, mengembangkan kreatifitas dan potensi peserta didik, mengasah emosional dan sifat social bagi generasi penerus bangsa,” papar mantan Kepala BKD Kabupaten Padang Pariaman tersebut.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakili Kabag Agama Biro Binsos, Jumaidi, Kepala Bagian TU dan Kabid di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar, Kepala Kankemenag Kab/Kota se-Sumbar, Kodim 0308 Pariaman dan Polres Padang Pariaman. (Dodoyx)