Kankemenag Padang Pariaman Gelar Tahsin Qur`an

Foto : Kegiatan Tahsin Qur`an di Kankemenag Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN, Kepritoday.com – Dalam rangka menyempurnakan pengucapan huruf-huruf Al-Quran dengan sebaik-baiknya mulai dari pengucapan huruf serta kebenaran tajwid-tajwid dan kaidah-kaidahnya, jajaran Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (24/2), menggelar Tahsin Qur`an di Mushalla Al Mubarak, Kankemenag Padang Pariaman, Jl. Raya Padang – Bukittinggi, KM 44, Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut digelar setiap Jumat pagi minggu keempat setiap bulan tersebut dan dipandu oleh Ketua Pokjawas Kankemenag Padang Pariaman, Yahya, S.Ag yang diikuti oleh segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Padang Pariaman.

Tahsin berarti memperbaiki, memperbagus, meningkatkan, memperindah atau menjadikan lebih baik dari sebelumnya. Tahsin mengandung makna bahwa dalam membaca alquran harus benar dan tepat sesuai dengan contohnya demi terjaganya orisinalitas praktik tilawah.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag), Kabupaten Padang Pariaman, Drs. H. Helmi, M.Ag, Al-Quran terdiri dari 26 huruf hijaiyah. Ada beberapa huruf hijaiyah yang pengucapannya hampir mirip namun akan membentuk kata-kata yang mempunyai maksud yang berbeda.

“Sedikit saja salah entah itu cara pengucapannya, harkat atau panjang pendeknya hingga dengungnya bisa menyebabkan kesalahan makna dan arti. Itulah sebabnya kita sangat perlu mengulang dan mempelajari cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar,” paparnya.

Ia juga mengatakan, Allah SWT telah memerintahkan manusia untuk membaca Al-Quran dengan baik dan benar agar bisa mendapatkan berkah sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Muzzamil ayat 4 “Dan bacalah Al-Quran dengan tartil.” Pada ayat tersebut secara gamblang Allah memerintahkan Umat Islama untuk membaca Al-Quran secara tartil atau sebenar-benarnya, pengucapan dan harkat agar tidak menyalahi makna yang ada pada Al-Quran tersebut.

“Banyak yang bisa membaca Al-Quran. Bahkan banyak sekali yang mempunyai suara yang sangat bagus dan irama yang sangat bagus pula namun belum tentu sempurna,” tambah H. Helmi.

Sementara itu, Kasubbag TU, H. Syafrizal, Tk. Sidi Sati menambahkan, membaca Al-Quran dengan tepat dan benar menunjukkan keseriusan kesungguhan dan penghormatan kita terhadap Al-Quran yang merupakan ayat-ayat Allah. (Dodoyx)