Kadinsos Kabupaten Lebak, Kunjungi Korban Human Trafficking di Batam

H.Eka Darmana Putra, saat melihat langsung korban eksploitasi anak asal Banten dan menyampaikan keterangan persnya ke awak media.

BATAM, Kepritoday.com – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak H.Eka Darmana Putra secara langsung melihat kondisi korban human trafficking yang berasal dari Pandeglang,LA (15) dan DW (16) asal Baduy Banten pada hari Selasa (05/09/2017) bertempat di Bandung Resto Batam Center.

Dalam kesempatan ini,menurut Eka Darmana Putra saat di konfirmasi media kepritoday.com terkait warganya yang menjadi korban human trafficking, menjelaskan bahwa,”Untuk penanganan tekait kasus eksploitasi maupun pelecehan sexual oleh oknum suhu tersebut,korban yang asal dari Banten kita bawa kesana,anak ini kita berikan trauma healing kemudian kita pulang kan sedikitnya secara psychologist. Kembali normal secara fisik dan kejiwaannya,”

“Dan kita ada program untuk pemberdayaan eks anak yang di pekerjakan di bawah umur,apalagi terkena kasus pelecehan sexual. Program tersebut berupa pelatihan-pelatihan, keterampilan,permodalan untuk kegiatan usaha mereka,”ucapnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu anak ini berada di Batam dengan keadaan sehat,terlindungi dengan utuh dan baik terutama kepada paguyuban pasundan Batam Kepri dan seluruh jajaran,teman-teman pers yang mendukung sepenuhnya agar kasus ini terungkap tuntas,”jelas Eka yang didampingi H.Edi Paguyuban Pasundan Banten.

Eka Darmana menambahkan lagi,Kami siap menghadirkan anak ini kalau suatu saat dibutuhkan untuk dimintai keterangan, dan kami siap membantu untuk memfasilitasi. Dan kita ingin memberikan bahwa ini kejadian pertama dan terakhir. Intinya jangan sampai lagi terjadi hal-hal seperti ini.

“Kami menghimbau kepada masyarakat khusus nya di pedesaan maupun perkotaan agar tidak mudah tergiur oleh ajakan-ajakan oknum-oknum tertentu yang berusaha untuk mengekspliotasi dengan di iming-iming gaji yang lebih besar,fasilitas yang menyenangkan tetapi belum tentu,”imbuhnya.

“Dengan demikian mari kita antisipasi human trafficking ini jangan sampai terjadi lagi karena perkembangan medsos,teknologi,turut membantu mendorong terjadinya hal-hal seperti ini, juga dari aspek antisipasi alhamdulillah itu juga membantu,”ujarnya.

Kita sudah perlihatkan kepada orangtua nya melalui video call Pemerintah daerah khususnya di kabupaten Lebak Provinsi Banten cukup cepat untuk menangani reaksi ini di fasilitasi oleh H.Edi sebagai paguyuban pasundan disana dan alhamdulillah dengan sinergi yang harmonis kita bisa cepat untuk menangani dan menuntaskan masalah ini. Dan ini bupati Lebak mengintruksikan kepada kami untuk melihat korban secara langsung yang ada disini.

“Pesan kami untuk masyarakat diambil hikmah dan pembelajaran,mari kita kerjasama pelaporan dari masyarakat juga kami butuhkan,keterlibatan kepala desa itu sangat penting,membantu mengantisipasi hal-hal itu tidak terjadi.”kata Eka Darmana mengakhiri pembicaraan. (Tri/Budi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top