'

Jelang Pilpres 9 Juli 2014 Pemko Tanjungpinang Laksanakan Rapat Koordinasi

KPU

Gunakan Hak Pilih Menurut Hati Nurani Pada 9 Juli 2014

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Ada yang beda dengan pelaksanaan pesta demokrasi pemilu presiden tahun ini dibandingkan dengan pelaksanaan pemilu legislatif yang lalu. Perbedaannya membuatnya menjadi jauh lebih istimewa karena pemilihan umum akan dilakukan disaat seluruh umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan.

Tanggal 9 juli sudah tinggal menghitung hari, persiapan yang dilakukan Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama seluruh pihak terkait sudah hampir kelar. Hal tersebut disampaikan Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH saat memimpin rapat koordinasi persiapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014, Kamis (3/7) di ruang rapat kantor walikota Tanjungpinang.

DPT sudah lengkap, spanduk kampanye sudah dipasang, KPU juga sudah mulai mendistribusikan logistik ke kecamatan. Hanya saja sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya memberikan hak suaranya dirasa masih harus terus dilakukan hingga menjelang pelaksanaan pemilu pada tanggal 9 Juli mendatang. Demikian disampaikan Ketua KPU Kota Tanjungpinang Robby Patria. Dikatakan Robby, untuk menyiasati hal tersebut KPU akan membagikan 10 ribu selebaran di H-2 yang berisi himbauan kepada masyarakat untuk menggunakan hak suaranya mengingat 1 suara menentukan nasib dan masa depan bangsa ini lima tahun kedepan.

Lebih lanjut dikatakan Robby, ada pengurangan TPS pada pelaksanaan pemilu kali ini dari 385 TPS menjadi 308 TPS. Hal ini juga harus disosialisasikan ke masyarakat karena ada kemungkinan TPS yang berpindah lokasi. Hal tersebut juga ditegaskan oleh Walikota Tanjungpinang. Dikatakan Wako, para lurah dan camat harus berusaha lebih giat lagi untuk merangsang minat pemilih agar menggunakan hak suaranya. Ditambah lagi dengan adanya pengurangan TPS, masyarakat harus segera diberi informasi.

Wako juga menghimbau kepada para camat dan lurah agar segera membuat surat edaran yang berisi tentang pemberitahuan kepada masyarakat bahwa mereka yang tidak menerima surat undangan pencoblosan tetap bisa mencoblos dengan menunjukkan KK/KTP di tempat sesuai dengan alamat yang tertera di KK/KTP tersebut. “Selain menunjukkan KK/KTP, warga juga bisa mencoblos dengan menunjukkan surat keterangan domisili dari kelurahan.” Kata Wako. “Pelaksanaan demokrasi dengan kesadaran bisa menunjang keberhasilan pemilu.” Tegas Wako lagi.

Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd yang turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut juga kembali menegaskan pentingnya netralitas para petugas di TPS dengan tetap memahami hak dan kewajibannya. Syahrul juga menghimbau kepada para pengurus mesjid untuk dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat disela-sela pelaksanaan shalat tarawih disetiap mesjid yang ada di Kota Tanjungpinang. Diungkapkan Syahrul, mencoblos di bulan Ramadhan pahalanya akan dilipatgandakan karena itu merupakan kewajiban seluruh Warga Negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih.

Selain Syahrul, rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh FKPD Kota Tanjungpinang, para pejabat eselon 2, 3 dan 4 terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Ketua KU Kota Tanjungpinang, serta camat dan lurah selaku ujung tombak keberhasilan pemilih di Kota Tanjungpinang. (djo/hum)

Top