Bikers Brotherhood MC Batam Mengadakan Baksos di Pulau Panjang Barelang

Pemberian sembako secara simbolis kepada RT Pulau Panjang oleh Bikers Brotherhood Indonesia MC Batam.

BATAM, Kepritoday.com – Bikers Brotherhood Indonesia MC Batam dan Inspector Rider Comunity (IRC) Batam, pada tahun ini gelar kegiatan peduli terhadap sesama, yaitu bakti sosial berupa pengobatan gratis, pemberian sembako, serta penyuluhan bahaya narkoba kepada para pelajar SMPN 14 Pulau Panjang Barelang.

Kegiatan baksos ini diadakan pada hari Sabtu (10/02/2018), dan tema yang di usung pada tahun ini adalah, “Bikers Brotherhood MC chek poin Bergandeng tangan bersama Inspektor Rider Comunity (IRC) Batam Together -For Other”

Dalam baksos ini, Bikers Brotherhood Indonesia dan IRC Batam bekerjasama dengan Persatuan Dokter Umum Batam, Jasa Raharja Kepri, dan Puskesmas.

Menurut Presiden IRC, Heru Lismono, saat memberikan keterangan pers menyampaikan bahwa komunitas ini setiap tahunnya mengadakan baksos, untuk tahun 2018 kita pilih di Pulau Panjang Barelang, kita pilih disini karena lokasi nya sangat jauh dari kota Batam.

“Agenda kegiatan baksos ini diantaranya ada pengobatan gratis untuk masyarakat Pulau Panjang, edukasi tentang bahaya narkoba bagi pelajar SMPN 14 di Pulau Panjang ini, serta game bagi para pelajar SMPN 14 tersebut.” kata Lismono.

Poto bersama masyarakat Pulau Panjang Barelang dan IRC Batam, Bikers Brotherhood Indonesia MC Batam.

Selanjutnya dari kegiatan ini juga kita awali dengan senam lanjut usia bersama para komunitas bikers. ucapnya.

“Di Pulau Panjang ini ada sekitar 100 orang lansia yang mendapatkan pengobatan gratis, dan semua ditangani oleh tim dokter umum Batam,” ujar Lismono.

Di kesempatan yang sama, Joko Subagyo Life Member Bikers Brotherhood Sumatera Chapters Chek Poin Batam menambahkan, dari semua kegiatan ini saya berharap tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat di Pulau Panjang ini, dan mereka merasa terbantu.

“Di program Bikers Brotherhood education, kita berikan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada anak-anak pelajar SMPN 14 ini, diharapkan mereka memahami bahayanya narkoba, karena titik rawan di usia seperti mereka ingin mencoba-coba.”kata Joko.

Semoga edukasi bahaya narkoba tersebut,murid-murid SMPN 14 Pulau Panjang ini dapat mengerti dan memahami. pungkasnya. (Andri/Oscar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *