Investor Singapura dan Australia Hadir di Acara Dialog Investasi di Kepulauan Anambas

img-20161219-wa0003

Poto Bersama Investor Dan Para Undangan, Bersama Jajaran Pemerintahan Kepulauan Anambas

BATAM, Kepritoday.com – Dialog investasi yang diadakan Pemerintahan Kepulauan Anambas, Minggu. (18/12) yang bertempat di GGI Hotel Batam, dihadiri oleh investor Singapura dan Australia. Acara yang dikemas yang bertemakan “Ayo Berinvestasi Di Anambas” ini selain dihadiri oleh investor kedua negara tersebut, dihadiri juga oleh, Bakamla, Ketua Lembaga Kelautan dan Perikanan (LKPI) Pusat, Pembina LKPI Kepri, PCTA Indonesia, DPRD Kepulauan Anambas, Kepala Dinas Perikanan Anambas, Perwakilan PT Batam Mac, Kadin Batam, dan masyarakat Anambas yang ada di Batam dan media.

Anambas adalah kabupaten terluar di Provinsi Kepri dan merupakan juga pulau terluar di Indonesia yang berdekatan dengan laut Cina Selatan,Malaysia Timur dan Cina Selatan.

Di Kepulauan Anambas  sendiri  terdapat 255 pulau yang terisi hanyalah sekitar 26 pulau dalam catatan wakil Bupati Anambas Wan Hendra.

Acara dialog ayo berivestasi di Anambas di pandu oleh moderator Aldoni selaku ketua panitia penyelenggara juga sebagai direktur LKPI,merangkap sebagai ketua IPKA ( Ikatan  Pemuda Kepulauan Anambas).

Aldoni mengatakan acara ini dimaksudkan untuk menjaring investor agar kepulauan Anambas dapat berkembang di kemudian hari sehingga memiliki daya saing dengan kepulauan lainnya di kepulauan Riau.

Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Hendra dikesempatan tersebut menjelaskan bahwa Kepulauan Anambas memiliki potensi besar dalam kelautan yang telah di akui Asia ada 5  potensi yang telah lama ada dan baru akan di mulai meliputi :

Potensi perikanan tambak,Potensi kelautan seperti rumput laut dan mutiara,Potensi pariwisata,Potensi perminyakan Potensi telematika.

Ke 5 potensi ini lah yang akan segera di bangun untuk Kepulauan Anambas,samping itu pemerintah Anambas telah melakukan kerja sama dengan beberapa kementrian seperti kementrian kelautan dan perikanan,hanya saja pada saat ini APBN belum mencukupi untuk membangun kepulauan Anambas yang minim transportasi.

Namun dengan deimikian telah ada 2 bandara sebagai transportasi udara yang beroperasi dari Tanjung Pinang ke Matak setiap Sabtu dan Senin serta dari Pinang ke Jemaja hari Rabu,Dan transportasi kapal laut jarak tempuh sekitar 8 sampai 9 jam.

Dan perencanaan kedepannya akan langsung membuka jalur penerbangan ke negara tetangga Singapura, secara road map nya, pemerintah akan memperbaiki dan merencanakan infrastruktur modern untuk menarik lebih banyak investor lagi dengan membenahi seperti jalan,Listrik, Telekomunikasi,sarana air bersih,Pelabuhan Pariwisata Bahari,perencanaan pariwisata.

Untuk pariwisata di Kepulauan Anambas menjadi 4 cluster pulau yakni; Pulau Jemaja, Pulau Penjalin, Pulau temuruk dan pulau bawah, adapun untuk anggaran anggaran ini di dukung oleh DPRD Kepulauan Anambas.

Rencana pengembangan perikanan tahun 2018 diharapkan anggaran sudah dapat menunjang potensi kelautan rumput laut dan mutiara.

Pemerintah Anambas Mengharapkan dapat mengelola bersama masyarakat dan investor,serta dukungan potensi lintas sektor,dan Anambas di jadikan pintu keluar masuknya yard dari dalam dan luar negeri. (And)

 

Top