Informasi Akan Ada Razia, Toko HP Tutup Massal

???????????????????????????????

Toko Handphone di Sepanjang Jalan Tambak, Tutup Massal Mendengar Isu Akan Ada Razia.

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Toko-toko Ponsel di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mendadak tutup. Khususnya toko Handphone yang ada disepanjang jalan Tambak, Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat. Tidak seperti biasanya, sejumlah toko Handphone dijalan tambak, Kota Tanjungpinang tutup. Senin. (31/08).

Tutupnya toko Handphone dijalan Tambak ini, sekitar pukul 10.45 Wib. Pemilik toko handphone yang ada disepanjang jalan tambak, memilih tutup tokonya, karena, mendengar informasi akan adanya razia dari pihak kepolisian terhadap toko-toko yang menjual barang KW atau Asli Tapi Palsu (Aspal) dari luar negeri.

Pantauan media ini disepanjang jalan Tambak, tak ada pemilik toko Handphone yang berani buka. Sehingga suasana jalan Tambak terlihat sepi dari aktifitas pencinta Handphone.

Sani, salah seorang warga Tanjungpinang, kepada awak media ini, saat berada dikedai kopi Awang, simpang jalan tambak mengatakan, saya kaget, kenapa toko Handphone pada tutup, padahal, rencananya hari ini saya mau beli HP, tapi karena toko-toko HP banyak yang tutup, tak jadilah saya beli HP. Katanya.

“ Saya memang punya rencana mau beli HP, tapi toko HP saya lihat pada tutup, dan saya juga dengar akan ada razia ditoko-toko HP, jadi saya tidak jadi beli HPnya, saya takut kena razia juga karena, membeli HP KW. Ujar Sani.

Sasaran razia ini adalah toko penjualan HP. Ini mengingat di Tanjungpinang banyak peredaran HP black market. Dimana Kota Tanjungpinang yang kita ketahui, bahwa, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, berdekatan langsung dengan dua Negara tetangga, Malaysia dan Singapura, sehingga, penyelundupan barang-barang elektronik dengan mudah masuk ke Kepri ini, bahkan bukan Handphone saja yang banyak diselundupkan dari dua Negara tetangga tersebut, seperti,peredaran obat tradisional, makanan ringan, termasuk bahan-bahan pokok yang bebas masuk di Provinsi Kepri. (djo)

Top