Idrisman Pandeka Rajo Batuah : Pencak silat sudah saatnya dikembangkan di tengah masyarakat

PADANG PARIAMAN, (Batang Anai) – Kepritoday.com – Perguruan pencak silat Maung Lugay dan Budi Suci lakukan  penutupan latihan menjelang pelaksanaan bulan suci Ramadhan, Minggu (13/5/2018) di lapangan bola kaki Belimbing Kuliek, Nagari Sungai Buluh Timur, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Latihan penutupan tersebut juga dihadiri perguruan silat dari  Tabing Padang dan Banda Cino Ketaping, Batang Anai.

Tampil sebagai guru pelatih Idrisman Pandeka Rajo Batuah dan guru Budi Suci Buya Amunrosadi.  Sedangkan pembinanya Zulkifli (Walinagari Sungai Buluh Timur), Buya Amunrosadi, Amrizal dan Katik Nagari Zulbahri. Hadir juga Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Syahrul Dt. Lung.

Menurut Pelatih Budi Suci Amunrosadi, kehadiran Budi Suci tidak saja untuk membela diri secara lahir saja, melainkan juga membela diri secara batin. Artinya, membela diri untuk dunia dan akhirat.

“Budi itu sama dengan akhlak. Orang yang tidak berakhlak tentu tidak bisa menjadi anggota Budi Suci. Anggota Budi Suci harus memiliki sikap yang kecil disayangi, sama besar dibuat berkawan, dan orang yang lebih tua harus dihormati,” kata Amunrosadi.

Sedangkan guru pelatih Idrisman Pandeka Rajo Batuah menyebutkan, perguruan Maung Lugay artinya harimau bergerak. Perguruan ini berasal dari Sikabu Lubuk Alung dulunya. Pencak silat sudah saatnya dikembangkan di tengah masyarakat.Apalagi pencak silat saat ini sudah mendunia.

Sekretaris Pencak Silat Maung Lugay Amrizal menyebutkan, peserta yang aktif mengikuti latihan yang diadakan setiap Minggu pagi berkisar 38 orang. Mereka berasal dari Nagari Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh, Sungai Buluh Utara dan Sikabu Lubuk Alung.

“Sedangkan syarat masuk Budi Suci ada 4 yang tidak boleh dilakukan. Yakni tidak boleh melawan orangtua, tidak boleh berdusta, tidak boleh memakai miras atau yang memabukkan dan tidak boleh melakukan zina. Mereka yang melanggar syarat ini setelah menjadi anggota,  banyak akibat buruk yang akan dialaminya ,” kata Amrizal.

Dengan syarat tersebut, kata Amrizal, anggota perguruan silat ini dipastikan dapat mencegah generasi muda melakukan tindak kejahatan. “Kegiatan pencak silat ini juga bertujuan memagari anak nagari agar tidak terjerumus ke lembah hitam atau perbuatan tercela,” tutur Amrizal menambahkan. (Doyx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top