Ibonk Hermawan : Target Kami 1 Juta Penonton di Film Hantu Sei Ladi Ini

Ibonk Hermawan, Sutradara film Hantu Sei Ladi, saat memberikan keterangan persnya pada hari Minggu (08/10/2017), di Kantornya Sei Harapan Sekupang Batam.

BATAM, Kepritoday.com – Sebuah hasil karya film daerah, Hantu Sei Ladi (HSL) yang di produksi Hang Sinema Langit, tinggal menunggu tayang beberapa hari lagi. Tepatnya tanggal 12 Oktober 2017 tayang perdana di 21 Cineplex, maupun bioskop lainnya. Jangan lupa nonton di bioskop kesayangan anda.

Ibonk Hermawan selaku Sutradara film HSL, saat di jumpai media kepritoday.com di kantornya Sei Harapan Batam pada hari Minggu (08/10) mengatakan bahwa, Hari ini kita konvoi dan ini konvoi yang ke empat, kami namankan pawai akbar lah, terbuka untuk semua masyarakat Batam khususnya para pecinta film, teman-teman kami crew-crew film yang mensupport untuk gabung disini.

“Kami waktu di Jakarta seperti masuk hutan belantara, yang notabene masih berpikir daerah, sementara disana memang sudah benar-benar perusahaan film raksasa, namun dengan niat kami yang baik, dengan semangat kami putra-putra daerah yang semangat, kami berjuang di Jakarta selama sebulan untuk bisa jebolin film ini, bisa masuk ke perfilman nasional,” kata Ibonk.

“Alhamdulilah dengan berbagai halangan rintangan, akhirnya mereka mau terima kami ke tingkat nasional khususnya studio XXI (twenty one),” kata Ibonk.

Selanjutnya, Ibonk menambahkan, Alhamdulilah di Lembaga Sensor Film Indonesia ini dengan film hantu,sensor di tingkat 13 tahun,artinya orang yang berumur 13 tahun boleh nonton, biasanya kalau film berbau horor itu kenanya di 17 tahun, sementara kami di 13 tahun, karena di film ini tidak serta merta mengeluarkan film hantu yang menakutkan,kita lebih ke drama keluarga bahwasanya ada anak yang istimewa,yang berkebutuhan khusus,dia lebih disayangi sama penunggu sei ladi,”

“Syarat yang di butuhkan oleh XXI adalah harus ada lulus sensor, kalau tidak ada itu kita tidak bisa tayang di XXI,”jelasnya.

“Kita dapat tayang di 100 bioskop seluruh Indonesia, terdiri dari 40 kota besar,” terangnya.

“Untuk HSL ini kami menargetkan 100 ribu penonton khusus untuk Batam, namun untuk di luar Batam, Tanjung Pinang atau secara and nasional itu target kita 1 juta penonton;” jelas Ibonk penuh harap.

“Apabila tercapai mudah-mudahan ada support dari rekan-rekan Batam, untuk berikutnya kami akan membuat film biografi bertema kan Ayah Sani,tapi tetap kita minta izin kepada ahli waris,keluarganya dan teman-taman ayah Sani,” ungkapnya.

“Kami berharap dari film HSL ini,karena ini film lokal, pemain nya orang lokal, jadi pengen film ini filmnya orang Batam lah. Mari sama-sama support film karya daerah, untuk bisa ke tingkat nasional, mudah-mudah sampai ke tingkat International.”kata Ibonk menutup pembicaraan. (Andri/Oscar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *