H. Mukhlis Rahman : Jangan Menyebar Fitnah Yang Tidak Benar

Wako berikan penjelasan pada ASN Pemko Pariaman agar tidak ikut terjerumus dalam berita yang tidak benar.

KOTA PARIAMAN, Kepritoday.com – Ketika kita tidak memahami suatu persoalan dengan jelas, jangan hanya bisa berkomentar tanpa adanya dasar, apalagi sampai menyebarkan fitnah yang tidak benar.

Hal tersebut disampaikan Walikota Pariaman, H. Mukhlis Rahman, ketika memberikan keterangan pada acara wirid bulanan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang bertempat di Mesjid Nurul Islam jalan Kereta Api, Jum’at (8/12).
Ia selama ini memantau perkembangan yang terjadi di media sosial, online dan media cetak, yang menceritakan polemik tidak ditanda tanganinya APBD Kota Pariaman tahun 2018 oleh dirinya, sehingga banyak spekulasi dan fitnah yang mengarah kepada dirinya.

“Selama ini saya pantau di medsos semakin berseliweran pemberitaan tentang tidak ditandatanganinya APBD Kota Pariaman tahun 2018 oleh pihak eksekutif, sehingga menjadi bahan perdebatan dan fitnah tentang hal tersebut,” ujarnya.

Salah satu fitnah adalah bahwa tidak saya tandatangani APBD 2018 karena jalan-jalan keluar negeri ditunda oleh DPRD Kota Pariaman, hal itu adalah salah dan tidak benar.

“Dapat saya jelaskan, Program Promosi UKM Daerah di Dinas Koperindag Kota Pariaman yang disebut sebagai jalan-jalan keluar negeri merupakan sebuah promosi dan pengakuan dari provinsi dan kementerian, yang menunjuk Kota Pariaman, untuk ikut dalam kegiatan tersebut,” jelasnya.

Ada tiga negara yang dituju dalam program promosi UKM Kota Pariaman ke luar negeri, dan kesemua adalah atas nama undangan dari pihak penyelenggara, dimana pihak kementerian, yaitu Kementerian Perdagangan  menunjuk kota pariaman, satu-satunya di provinsi Sumbar, mengikuti pameran UKM disana.

“Tiga negara tersebut adalah Arab Saudi ini merupakan kegiatan kementerian perdagangan “Indonesia expo di Jeddah”,  sedang untuk Brunei Darussalam dan United State (US), merupakan kegiatan provinsi sumatera barat, dimana diharapkan 19 kab/kota mengikutinya ,” tuturnya.

Jadi isu dan fitnah yang mengemuka saat ini, sangat tidak bertanggung jawab dan tidak mengetahui akar persoalan yang sebenarnya, tutup Mukhlis.

Dalam keterangan yang didapat dari Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit mengungkapkan, bahwa pengajuan anggaran ini tidak hanya untuk pameran luar negeri saja, tetapi termasuk dana pendampingan kerjasama antara Pemko Pariaman dengan BI kantor wilayah provinsi sumbar untuk local economi development, yang merupakan focus pembinaan kepada kelompok pengrajin sulaman selama tiga tahun yang telah ditandatangani 1 November 2017 lalu, dimana MoU tersebut ditandatangani oleh Wako Pariaman dan Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumbar.

“Kemudian Dana ini juga termasuk  untuk pameran dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Padang, Minangkabau Event Heritage di Kota Surabaya serta Minangkabau Fashion Festival di Jakarta, kedua duanya merupakan kegiatan provinsi yangg diikuti oleh 19 kab/kota di sumbar, serta Trade Expo Kemendag 2018 di Jakarta,” ungkapnya. (Doyx).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *