H. Helmi : Qira’atul Kutub Untuk Mengartikan Teks Bahasa Arab ke Dalam Bahasa Indonesia

Para Ibu-Ibu Sedang Serius Mengikuti Kegiatan Qira’atul Kutub Di Mushalla Al Mubarak, Kankemenag Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN, Kepritoday.com – Qira’atul Kutub bertujuan agar kita mampu membaca dan menerjemahkan teks bahasa Arab tentang teologi, fiqh dan tafsir kepada Bahasa Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, H. Helmi, Jumat (31/3), pada kegiatan Qira’atul Kutub di Mushalla Al Mubarak, Kankemenag Padang Pariaman, Jl. Raya Padang – Bukittinggi, KM 44, Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut H. Helmi, pada Jumat minggu kelima, Kankemenag Padang Pariaman melaksanakan kegiatan Qira’atul Kutub yaitu membaca dan mengartikan kitab kuning ke dalam Bahasa Indonesia.

“Pada Jumat minggu pertama, keluarga besar Kankemenag Padang Pariaman bergabung dengan wirid yang dilaksanakan oleh Pemkab Padang Pariaman di Masjid Agung Syekh Burhanuddin. Sedangkan pada Jumat minggu kedua dilakukan wirid di jajaran Kankemenag Padang Pariaman. Sementara pada Jumat minggu ketiga Tahsinul Quran dan Dharma Wanita, Jumat minggu keempat kegiatan Tahsinul Quran dan Jumat minggu kelima dilaksanakan qira’atul kutub,” papar H. Helmi.

Ia juga menjelaskan, kitab kuning ataun yang disebut juga dengan kitab gundul, adalah dua sisi yang tak terpisahkan dalam keping pendidikan Islam di Indonesia. Sejak sejarah awal berdirinya, pesantren tidak dapat dipisahkan dari literatur kitab buah pemikiran para ulama salaf yang dimulai sekitar abad ke-9 itu.

“Kitab kuning tidak hanya menjadi pusat orientasi tetapi telah mendominasi studi ke-Islaman pesantren dan mewarnai praktik keagamaan dalam berbagai dimensi kehidupan umat Islam,” ungkapnya.

Kegiatan yang digelar setelah apel pagi tersebut diikuti oleh segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Padang Pariaman. Tampak hadir Kasubbag TU, H. Syafrizal, Tk. Sidi Sati, Kasi Penmad, H. Yurdinal, Kasi Bimais, Epi Mayardi, Kasi PHU, Syaiful Azhar dan Penyelenggara Syariah, Masrizal serta Pokjawas se-Kabupaten Padang Pariaman. (Dodoyx).

Top