Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Buka Musrenbang Provinsi Kepri Tahun 2017

Gubernur Kepri Menyerahkan Cendramata Kepada Kemendagri

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Gubernur Kepri Nurdin Basirun membuka Musrenbang Provinsi Kepri Tahun 2017, di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (04/04).

Gubernur Kepulauan Riau, H. Nurdin Basirun, secara resmi membuka penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri Tahun 2017, yang mengambil tema “Peningkatan Infrastruktur Guna Mendorong Pengembangan Ekonomi Kemaritiman Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Riau”, yang digelar di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (4/4).

Dalam sambutannya, Gubernur berharap, pelaksanaan Musrenbang ini dapat memberikan masukan dan terbentuknya pokok-pokok tujuan pembangunan untuk Kepri. “Keselarasan dari semua pihak sangat dibutuhkan, dan dengan Musrenbang inilah kita wujudkan hal tersebut, bagaimana kita menjawab apa yang menjadi kepentingan masyakarakat,” ujarnya.

Gubernur mengingatkan, bahwa perencanaan merupakan elemen yang sangat penting untuk menjalankan sebuah tujuan pembangunan. Oleh karena itu perencanaan harus disusun dengan sangat baik agar alur selanjutnya dapat berjalan baik dan lancar serta tepat sasaran.

Gubernur Kepri Foto Bersama Usai Pembukaan Musrenbang

Menteri Dalam Negeri, yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Nuryanto Hadi Sucipto, menyambut baik atas berlangsungnya Musrenbang ini. Nuryanto berharap agar Musrenbang ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta hasil yang didapat dapat menjelaskan dengan benar dan jelas terkait masukan dan saran yang datang untuk pembangunan di Kepri.

Senada dengan Nuryanto, Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan perwakilan Kementrian Negara PPN/Bappenas, Rizky Ferianto mengatakan, pentingnya dilaksanakan musrenbang ini adalah untuk penyatuan persepsi agar terbentuknya satu kesepakatan untuk mewujudkan pembangunan di daerah serta tentunya penyelarasan program daerah dengan program pemerintah pusat.

“Ini merupakan kunci agar pelaksanakaan berupa sasaran yang ingin di capai dan manfaat pembangunan dapat terelalisasi dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Rizky. (RZA/Djo)