Dua Dermaga Apung dan Tugu Asean Youth Park, di Pantai Gandoriah Diresmikan

Staf Ahli Dirjen Bidang Analisis Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Ridho Batubara, didampingi Walikota Mukhlis Rahman ketika peresmian Dermaga Apung Pantai Gandoriah dan Pulau Tangah, Kota Pariaman.

KOTA PARIAMAN, Kepritoday.com – Staf Ahli Dirjen Bidang Analisis Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Ridho Batubara, bersama Walikota Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahman, MM dan Ketua TP PKK Kota Pariaman Hj. Reni Mukhlis, Kamis (3/5) meresmikan Dermaga Apung Pantai Gandoriah, Dermaga Apung Pulau Tangah dan Tugu Asean Youth Park, di Pantai Gandoriah, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman.

Peresmian disaksikan langsung oleh Sekdako Pariaman Indra Sakti, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, Wakapolres Pariaman Kompol. Novri Zen, Kepala OPD Pemko Pariaman, Camat se-Kota Pariaman, perwakilan dari Kodim 0308 Pariaman dan warga masyarakat Kota Pariaman.

Dalam arahannya, Ridho Batubara sangat merasakan sebuah kegembiraan saat pertama kali masuk ke Kota Pariaman ini karena keasriannya.

“Selama ini kami berpikir selama ini kami yang paling hebat dalam ilmu pengelolaan pesisir terpadu, tapi ternyata di Kota Pariaman kami melihat tata kelola pantai seperti banyyak tanaman-tanaman di depan pantai dan bangunan-bangunan dan tempat tinggal yang sudah pada tempatnya yang sesuai dengan ilmu pengelolaan pesisir terpadu,” ucap Ridho Batubara.

Secara langsung, Ridho berikan Apresiasi kepada Wako Pariaman dan jajaran yang telah mengarahkan bangunan rumah yang menghadap kepantai dan adanya ruang terbuka hijau didepan pantai.

Ia juga terus mengikuti perkembangan perekonomian Kota Pariaman sejak 2015 lalu ketika Pulau Angso duo dibangun, dan di tahun 2017 Ridho pun melihat geliat ekonomi masyarakat yang meningkat dari pendapatan kunjungan wisata ke Kota Pariaman yang mampu mensejahterakan masyarakat.

Bak gayung bersambut, Wako Pariaman Mukhlis Rahman ucapkan terimakasih atas penghargaan yang tinggi ini dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI atas apresiasi dan kepercayaan yang diberikan dalam mengelola wisata pantai dan pulau.

“Sebagaimana kita pahami bersama, dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, memberikan legalitas dan arah yang jelas dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, khususnya di daerah,” ujar Mukhlis.

Mukhlis mempertegas, didalam UU tersebut dengan tegas menyatakan bahwa pengelolaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil  kegiatannya harus meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengawasan dan pengendalian terhadap interaksi manusia dalam memanfaatkan sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil.

Ia menambahkan Kota Pariaman akan siap bertekad menjadi penyangga poros maritim nasional dalam rangka mewujudkan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, Namun kita tentunya harus yakin dan optimis, bahwa dengan semangat, keikhlasan dan kerja keras, secara bertahap kesemuanya akan dapat kita wujudkan. (Doyx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *